balibercerita.com –
Perasaan jatuh cinta yang membuat hari terasa lebih berwarna menjadi inspirasi di balik lahirnya single terbaru “Dopamine (Bukan Haluuu)”. Lagu hasil kolaborasi Roni Joni, Rycko Ria, dan Naomi Ivo ini hadir membawa cerita yang dekat dengan kehidupan anak muda, dibalut dalam genre hipdut yang tengah digemari penikmat musik Indonesia.
Melalui lagu tersebut, ketiganya mencoba menggambarkan sosok yang begitu spesial hingga kehadirannya mampu menghadirkan rasa bahagia, semangat, dan debaran yang sulit dijelaskan. Layaknya dopamine yang identik dengan perasaan senang, sosok yang dicintai menjadi sumber energi positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin mengangkat sesuatu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ketika seseorang jatuh cinta, ada rasa bahagia dan semangat yang muncul, seolah menjadi energi positif dalam hidupnya,” ujar Roni Joni.
Menurutnya, pengalaman sederhana yang banyak dialami anak muda tersebut kemudian dituangkan ke dalam lagu dengan pendekatan yang ringan dan menghibur. Karena itulah judul “Dopamine (Bukan Haluuu)” dipilih untuk menggambarkan perasaan yang nyata, meski sering kali terasa seperti mimpi.
Genre hipdut dipilih karena dinilai mampu menjembatani unsur musik modern dengan karakter yang akrab di telinga masyarakat. Perpaduan irama yang enerjik dan mudah dinikmati membuat lagu ini terasa hidup sekaligus memiliki daya tarik luas bagi berbagai kalangan.
Kolaborasi tiga musisi dengan karakter berbeda juga menjadi kekuatan utama lagu ini. Roni Joni menghadirkan sentuhan musik yang segar dan enerjik, sementara Rycko Ria memberikan warna produksi yang modern dan kekinian. Di sisi lain, Naomi Ivo memperkuat karakter lagu melalui vokal khas serta lirik yang merepresentasikan cara anak muda masa kini mengekspresikan rasa suka dan jatuh cinta.
Naomi menyebut lirik dalam lagu ini sengaja dibuat ringan dan mudah diingat agar terasa dekat dengan pengalaman banyak orang. Hasilnya, “Dopamine (Bukan Haluuu)” tidak hanya terdengar catchy, tetapi juga mampu menghadirkan cerita yang relatable bagi pendengarnya.
Dirilis pada 26 Juni 2026 di bawah naungan Halos Records dan HP Music, single ini sudah dapat didengarkan di seluruh platform musik digital. Kehadirannya menjadi bukti bahwa cerita sederhana tentang cinta, ketika dikemas dengan jujur dan kreatif, tetap mampu menciptakan karya yang berkesan dan relevan dengan generasi masa kini. (BC5)


















