Ketua DPRD Badung Tekankan Peran Strategis Yowana dalam Pelestarian Bahasa dan Budaya Bali

0
127
Anom Gumanti Bulan bahasa Bali
Ketua DPRD Badung, Anom Gumanti (empat dari kiri) saat pembukaan Bulan Bahasa Bali VIII Tahun 2026, Jumat (30/1). (ist)

balibercerita.com —
Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti mendampingi Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta membuka secara resmi Bulan Bahasa Bali VIII di Kabupaten Badung Tahun 2026, Jumat (30/1), bertempat di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung. Pembukaan kegiatan ditandai dengan membunyikan ceng-ceng.

Pembukaan dirangkaikan dengan Pasamuhan Agung Pasikian Yowana Kabupaten Badung, yang menjadi forum konsolidasi generasi muda dalam menjaga dan melestarikan adat, budaya, serta bahasa Bali. Kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan dana kreativitas sekaa teruna/yowana se-Kabupaten Badung sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap aktivitas positif kalangan yowana.

Selain itu, rangkaian acara turut diisi dengan penyematan insinye kepada sulinggih dan bendesa adat baru, serta penyerahan hadiah kepada pemenang lomba ngelawar dan lomba MC yang sebelumnya diselenggarakan oleh Pasikian Yowana Badung. Bupati juga mengumumkan adanya peningkatan dana kreativitas sekaa teruna/yowana pada tahun 2026 yang sebelumnya sebesar Rp20 juta, tahun ini ditingkatkan menjadi Rp40 juta, serta mengumumkan peningkatan bantuan hari ulang tahun sekaa teruna/yowana dari sebelumnya sebesar Rp10 juta menjadi Rp20 juta mulai tahun 2026.

Baca Juga:   Jelang Pujawali Kasanga, Persiapan di Pura Alas Arum Batur Dikebut

Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti menegaskan bahwa Bulan Bahasa Bali bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk membangun kesadaran kolektif generasi muda terhadap jati diri budaya Bali. “Bulan Bahasa Bali ini harus kita maknai sebagai ruang pembelajaran dan penguatan karakter, khususnya bagi generasi yowana. Bahasa, aksara, dan sastra Bali adalah identitas kita bersama yang harus terus dijaga dan diwariskan,” ujar Anom Gumanti.

Menurutnya, keberadaan sekaa teruna/yowana memiliki posisi strategis dalam struktur sosial adat di Bali. Oleh karena itu, dukungan pemerintah daerah melalui peningkatan dana kreativitas diharapkan mampu mendorong lahirnya kegiatan-kegiatan inovatif yang tetap berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal.

Baca Juga:   Barongsai Meriahkan Imlek di Bandara Ngurah Rai, Penumpang Disambut Atraksi dan Jeruk Mandarin

“Kami di DPRD Badung sangat mendukung kebijakan peningkatan dana kreativitas sekaa teruna/yowana. Ini bukan semata-mata bantuan finansial, tetapi bentuk kepercayaan kepada generasi muda agar mampu berkarya, berinovasi, dan berkontribusi nyata bagi desa adat dan masyarakat,” tegasnya.

Pelaksanaan Bulan Bahasa Bali dan pasamuhan yowana menurutnya memiliki tujuan untuk memperkuat kecintaan generasi muda terhadap bahasa, aksara, dan sastra Bali. Ia berharap, melalui kegiatan ini, yowana Badung semakin aktif, kreatif, dan bertanggung jawab dalam menjaga kelangsungan adat serta budaya Bali.

Ia menambahkan, peningkatan dana kreativitas serta kenaikan bantuan hari ulang tahun sekaa teruna/yowana harus diiringi dengan tanggung jawab dan pemanfaatan yang tepat sasaran. “Kami berharap dana ini digunakan untuk kegiatan yang benar-benar mendukung pelestarian adat, seni, dan budaya Bali, sekaligus membentuk karakter yowana yang disiplin, kreatif, dan memiliki kepedulian sosial,” imbuhnya.

Baca Juga:   Magisnya Tari Baris Panah Desa Adat Bungaya

Ia juga mengimbau seluruh sekaa teruna/yowana di Badung agar tetap menjaga persatuan, menjauhi aktivitas negatif, serta menjadikan organisasi yowana sebagai wadah pembinaan generasi muda yang sehat dan produktif. “Sekaa teruna/yowana harus menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Jadikan organisasi ini sebagai ruang belajar, ruang berkarya, dan ruang pengabdian kepada adat, desa, dan daerah,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Badung, IB Surya Suamba, Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa beserta Sekretaris I TP PKK Kabupaten Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta, Ketua DWP Kabupaten Badung, Ny. Oliviana Surya Suamba, Ketua Gatriwara Kabupaten Badung, Ny. I Gusti Ayu Oka, jajaran kepala OPD di Pemkab Badung, para camat se-Kabupaten Badung, Bendesa Madya Badung, Nyoman Sujapa beserta bendesa adat se-Kabupaten Badung, serta ketua sekaa teruna se-Kabupaten Badung. (adv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini