Beranda Hukum Trek-trekan Kembali Marak di Seminyak, Gerombolan Remaja Sempat Ejek Petugas Linmas Sebelum...

Trek-trekan Kembali Marak di Seminyak, Gerombolan Remaja Sempat Ejek Petugas Linmas Sebelum Kabur

0
Trek-trekan di Seminyak
Petugas linmas memberikan hukuman push up kepada terduga pelaku trek-trekan. (ist)

balibercerita.com –
Aktivitas balap liar atau trek-trekan di kawasan Seminyak, Kecamatan Kuta, kembali meresahkan masyarakat. Sejumlah anak muda dilaporkan kerap berkumpul dan melakukan aktivitas yang diduga mengarah pada balap liar di sejumlah ruas jalan yang relatif sepi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kelurahan Seminyak mengintensifkan patroli dan berhasil mengamankan seorang remaja di Jalan Sunset Road, Sabtu (31/10).

Lurah Seminyak, I Putu Gede Adhi Karmita Putra mengatakan, pengamanan bermula saat personel linmas yang tengah berpatroli berpapasan dengan sekelompok remaja di seberang jalan. Alih-alih menghindar, kelompok tersebut justru sempat mengejek dan memprovokasi petugas.

Baca Juga:   Kapolres Gianyar Dorong Warga Kemenuh Perkuat Keamanan Lingkungan

Namun, ketika anggota linmas mendekat, mereka langsung berlarian hingga satu orang berhasil diamankan. “Saat linmas berada di seberang jalan, mereka sempat mengejek petugas. Ketika anggota mendekat, mereka langsung kocar-kacir melarikan diri. Namun, ada satu orang yang apes dan berhasil diamankan,” ungkapnya, Senin (2/11).

Dari pemeriksaan awal, remaja tersebut mengaku berasal dari Jimbaran dan berada di lokasi hanya untuk menonton setelah diajak temannya. Meski demikian, pihak kelurahan belum dapat memastikan kebenaran pengakuan tersebut. Remaja bersangkutan kemudian diberikan pembinaan dan edukasi mengenai risiko serta dampak aktivitas balap liar.

“Pengakuannya hanya nonton karena diajak teman. Pengakuannya sih begitu, tapi kebenarannya belum dapat dipastikan. Meski demikian, yang bersangkutan tetap kita edukasi,” ujarnya.

Baca Juga:   Anggaran Makan Terbatas, Rudenim Denpasar Pindahkan Sepuluh WNA ke Kupang

Adhi Karmita mengungkapkan, berdasarkan laporan masyarakat, aktivitas trek-trekan di kawasan Seminyak belakangan kembali menunjukkan peningkatan. Lokasi berkumpul para remaja tersebut juga berpindah-pindah dengan menyasar ruas jalan yang relatif sepi. Aktivitas serupa mulai kembali terlihat secara rutin sejak sekitar sebulan terakhir.

Pada pekan sebelumnya, Linmas Seminyak juga sempat mengamankan seorang remaja lain yang mengaku berasal dari Padangsambian. Fenomena itu, cenderung bersifat musiman. Pada periode tertentu aktivitas tersebut meningkat, tetapi ada pula masa ketika tidak ditemukan kejadian serupa.

Baca Juga:   Driver Ojol Dikeroyok di Labuan Bajo, Keamanan Transportasi Kawasan Wisata Jadi Sorotan

Meski demikian, pihak kelurahan tidak ingin lengah. Patroli dan pengawasan akan terus dilakukan secara rutin, terutama pada lokasi-lokasi yang terindikasi menjadi tempat berkumpulnya para remaja. Langkah tersebut sekaligus menindaklanjuti keresahan masyarakat dan mencegah aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban lingkungan.

Ia menegaskan, trek-trekan bukan sekadar persoalan kenakalan remaja atau gangguan ketertiban. Aktivitas tersebut juga memiliki risiko serius terhadap keselamatan di jalan raya karena dapat membahayakan pelaku maupun masyarakat yang menggunakan jalan. “Perlu diingat, trek-trekan itu bukan hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga dapat membahayakan pengguna jalan lain,” tegasnya. (BC5)