Semester I 2025, Mobilitas Wisatawan dan Masyarakat Lokal di Tol Bali Mandara Naik 12 Persen

0
287
Tol Bali Mandara
Jalan Tol Bali Mandara. (ist)

Denpasar, balibercerita.com –
PT Jasamarga Bali Tol (PT JBT) melaporkan lonjakan volume kendaraan yang melintasi Jalan Tol Bali Mandara selama semester I tahun 2025. Terhitung sejak Januari hingga Juni 2025, sebanyak 9,3 juta kendaraan telah menggunakan ruas tol ini, atau rata-rata 51.993 kendaraan per hari.

Angka ini mengalami kenaikan signifikan sebesar 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yaitu 8,3 juta kendaraan atau rata-rata 46.018 kendaraan per hari.

Direktur Utama PT JBT, I Ketut Adiputra Karang menyampaikan bahwa peningkatan ini mencerminkan tren positif dalam mobilitas masyarakat, khususnya di kawasan Bali Selatan. Volume kendaraan yang meningkat menjadi indikasi penting bahwa Jalan Tol Bali Mandara terus menjadi pilihan utama masyarakat, baik lokal maupun wisatawan, dalam mendukung aktivitas ekonomi dan pariwisata di Bali.

Baca Juga:   Nataru, Penumpang di Bandara Ngurah Rai Diprediksi Meningkat

Berdasarkan data semester pertama 2025, distribusi volume kendaraan terbagi sebagai berikut: Golongan I (mobil pribadi, bus kecil, dan sejenis): 5,4 juta kendaraan. Golongan II (truk dua gandar): 102 ribu kendaraan. Golongan III (truk tiga gandar): 3,2 ribu kendaraan. Golongan IV (truk empat gandar): 1,4 ribu kendaraan. Golongan V (truk lima gandar atau lebih): 53 kendaraan. Golongan VI (sepeda motor): 3,7 juta kendaraan

Dominasi kendaraan Golongan I mengindikasikan tingginya intensitas perjalanan wisata ke area strategis seperti Nusa Dua, Pelabuhan Benoa, dan Bandara I Gusti Ngurah Rai. Sementara itu, kendaraan roda dua atau Golongan VI menyumbang sekitar 40 persen dari total volume, menunjukkan tingginya mobilitas harian masyarakat lokal yang tetap mengandalkan tol sebagai jalur yang cepat dan aman.

Baca Juga:   Angkat Citra Endek Bali Melalui KTT G20 

PT JBT mencatat, peningkatan arus lalu lintas turut dipengaruhi oleh sejumlah periode libur panjang sepanjang semester pertama, yang mendorong lonjakan aktivitas wisata dan perjalanan domestik di Bali. Untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, PT JBT secara berkala melakukan pemeliharaan infrastruktur, termasuk peremajaan tiang penerangan jalan umum (PJU), pengecatan ulang marka jalan, scraping, filling, dan overlay (SFO) yang dimulai sejak Juni dan dijadwalkan rampung pada Oktober 2025. PT JBT juga menyiagakan petugas di sejumlah titik rawan kepadatan, serta memantau arus lalu lintas secara real-time guna memastikan kelancaran perjalanan.

Baca Juga:   Wali Kota Denpasar Raih Penghargaan Penggerak Koperasi Terbaik

PT JBT mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk memastikan saldo uang elektronik cukup sebelum masuk tol, mematuhi batas kecepatan dan rambu lalu lintas, menjaga jarak aman antar kendaraan, memantau kondisi lalu lintas melalui akun Instagram resmi @jasamargabalitol_official atau aplikasi Travoy.

“Kolaborasi antara operator jalan tol dan para pengguna adalah kunci dalam menciptakan pengalaman berkendara yang aman dan nyaman. Kami terus berinovasi dan mengedepankan pelayanan yang humanis,” tegas Adi.

PT Jasamarga Bali Tol optimistis Jalan Tol Bali Mandara akan terus menjadi penopang penting dalam mendukung konektivitas, pertumbuhan pariwisata, serta pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Pulau Dewata. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini