Ribuan Peserta dari Puluhan Negara Ikuti Air Asia RedRun 2024 Nusa Dua

0
269
RedRun
Seremonial pembukaan Air Asia RedRun 2024. (ist)

Mangupura, balibercerita.com –
Untuk pertama kalinya, maskapai berbiaya hemat terbaik dunia versi skytrax Indonesia, AirAsia melaksanakan event sport tourism. Sebanyak 5 ribu lebih peserta yang berasal dari 33 provinsi di Indonesia dan 40 negara dipastikan ambil bagian dalam AirAsia RedRun 2025 yang diselenggarakan pada 18 Mei 2025 di Nusa Dua Bali.

Total hadiah yang diperebutkan senilai Rp232 juta untuk para pemenang di sejumlah kategori. Ada empat kategori yang akan diikuti oleh para peserta. Salah satu dari empat kategori, yaitu 21K Half Marathon, 10K, dan 5K.

Veranita Yosephine selaku Direktur Utama Indonesia AirAsia menyampaikan bahwa penyelenggaraan RedRun di Bali merupakan upaya Indonesia AirAsia dalam mengakomodasi tingginya minat masyarakat terhadap olahraga lari. Program ini sekaligus mendukung sektor pariwisata nasional melalui partisipasi peserta lari yang berasal dari domestik maupun internasional.

Baca Juga:   Jascha Ririhena Rilis Single “Sudah” di Hari Valentine 2026, Lagu Patah Hati Menuju Album Perdana

Inisiatif ini sejalan dengan strategi perusahaan untuk mengembangkan sport tourism sebagai bagian dari promosi destinasi unggulan di Indonesia. “AirAsia RedRun dibangun di atas 5 pilar utama yaitu mempromosikan destinasi unggulan, memperkuat keterlibatan komunitas, mendorong gaya hidup sehat, menumbuhkan budaya keselamatan dalam berlari, dan menjadikan olahraga sebagai pengalaman yang menyenangkan bagi seluruh peserta,” ucapnya di Lippo Mall Kuta pada Jumat (16/5).

Baca Juga:   Mau Kemping Anda Berkesan, Ayo Coba Kampung Kopi Camp Batungsel

AirAsia RedRun 2025 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga berkontribusi signifikan terhadap sektor pariwisata Bali. Berdasarkan data Kemenparekraf, rata-rata pengeluaran wisatawan mancanegara mencapai US$1.444 per kunjungan, sementara wisatawan domestik menghabiskan sekitar Rp2,73 juta per perjalanan. Dengan demikian, RedRun diperkirakan dapat mendorong perputaran ekonomi lokal selama akhir pekan pelaksanaannya.

Race Director, Andreas Kansil menyampaikan bahwa tantangan yang dihadapi sejauh ini yaitu terkait kondisi trafik. Sebagai kawasan pariwisata yang padat aktivitas, tentu diperlukan upaya ektra dalam mengatur lalu lintas selama acara. Sejak seminggu terakhir ia melaksanakan sosialisasi melalui sosial media dan aktif berkoordinasi maupun berkomunikasi dengan desa dan banjar yang akan dilewati pelari. “Kita juga akan melibatkan sekaa truna truni. Seperti apa nanti, lihat saja di lapangan,” ungkapnya.

Baca Juga:   Mission: Impossible – The Final Reckoning Segera Hadir di Bioskop Indonesia

Untuk pengaturan lalu lintas, nantinya akan dibantu pihak kepolisian. Ia juga mengaku banyak dibantu oleh ITDC untuk mensosialisasikan kepada tenant, pekerja maupun mitra kawasan The Nusa Dua terkait penyesuaian waktu kerja dengan pelaksanaan event. “Untuk cuaca, belakangan ini sangat mendukung. Semoga ini akan bagus sampai pelaksanaan acara. Tapi kita sudah siapkan skenario maupun mitigasi ketika terjadi hujan. Kami berharap jangan sampai cuaca ini mengubah rencana awal,” imbuhnya. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini