Raih Dua Emas Dunia, Atlet Panjat Tebing Desak Made Rita Fokus Tatap Asian Games 2026

0
3
Desak Made Rita
Desak Made Rita Kusuma Dewi. (ist)

balibercerita.com –
Atlet panjat tebing dunia asal Buleleng, Desak Made Rita Kusuma Dewi, yang baru saja meraih dua medali emas di kejuaraan panjat tebing series dunia, kini langsung mengalihkan fokusnya. Atlet kebanggaan Indonesia ini bersiap menghadapi ajang bergengsi Asian Games Nagoya 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.

Desak yang saat ini mengukuhkan posisinya sebagai atlet panjat tebing peringkat 1 dunia di disiplin speed putri, sukses meraih emas berturut-turut pada World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia pada Sabtu (4/7) dan World Climbing Series Chamonix 2026 di Prancis pada Minggu (12/7). Pascakeberhasilan luar biasa di Eropa, Desak mendapat waktu libur dari Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas).

Kesempatan berharga tersebut langsung dipergunakannya untuk pulang ke kampung halaman di Kabupaten Buleleng. Kepulangan Desak pun disambut hangat oleh Ketua Umum KONI Kabupaten Buleleng, Gede Supriatna bersama jajaran pengurus. Penyambutan ini menjadi bentuk apresiasi nyata atas dedikasi sang atlet yang terus mengharumkan nama daerah, Bali, dan Indonesia di berbagai kejuaraan dunia.

Baca Juga:   GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika, Ini Jadwal, Tiket, dan Fakta Menariknya

Sebelum bertolak ke Buleleng, kedatangan Desak Made Rita di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali pada Kamis (16/7) siang, juga disambut langsung oleh Ketua Umum Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bali, I Putu Yudi Atmika bersama pengurus lainnya. Yudi Atmika berharap Desak tetap menjaga fokus dan semangat berlatih. Mengingat rangkaian series dunia masih belum sepenuhnya selesai, konsistensi sangat diperlukan agar predikat sebagai atlet panjat tebing speed putri nomor 1 dunia tetap bisa dipertahankan, sekaligus demi mengamankan prestasi membanggakan bagi Indonesia di Asian Games 2026.

Baca Juga:   Ketua DPRD Badung Hadiri Penutupan Porsenijar 2026, Dorong Pelajar Terus Ukir Prestasi di Porjar Bali

Di sisi lain, Desak Made Rita mengungkapkan bahwa dirinya akan memanfaatkan masa libur selama satu pekan ini untuk beristirahat total dan berkumpul bersama keluarga di kampung halaman, sebelum nantinya kembali menjalani program latihan intensif. “Saya cuti libur satu minggu sebelum kembali mempersiapkan diri menghadapi Asian Games Nagoya pada September nanti,” ujar Desak.

Meski saat ini berada di jajaran teratas peringkat dunia nomor speed putri, Desak menegaskan bahwa persaingan global masih terus berlangsung ketat. Pasalnya, masih ada dua seri world cup tersisa yang akan menjadi penentu klasemen akhir.

“Untuk peringkat 1 dunia masih berproses karena masih ada dua seri world cup lagi. Jadi, posisinya masih bisa berubah. Saat ini fokus saya adalah mempersiapkan diri menghadapi Asian Games,” katanya menegaskan.

Baca Juga:   Performa Atlet Tabanan Meningkat di Porjar Bali 2026, Dukungan Pemkab Terus Mengalir

Di sela-sela waktu kepulangannya, Desak juga tidak lupa menitipkan pesan motivasi kepada generasi muda, khususnya bagi atlet-atlet muda di Buleleng, agar tidak takut untuk menggantungkan cita-cita setinggi langit. “Berani bermimpi tinggi karena bermimpi itu gratis. Setelah itu harus dibarengi dengan kerja keras, disiplin, dan tekad yang kuat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kabupaten Buleleng, Gede Supriatna menjelaskan bahwa pihaknya sengaja menjemput langsung Desak sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada atlet yang telah mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional. “Kami menjemput Desak atas nama KONI Kabupaten Buleleng sebagai bentuk perhatian kepada atlet yang telah membawa nama baik Buleleng, Bali, dan Indonesia di berbagai kejuaraan dunia,” kata Supriatna. (BC18)