Puing Pembongkaran Bangunan Ilegal Tercecer di Pantai Bingin

0
215
Pantai Bingin
Material pembongkaran bangunan ilegal yang tercecer di Pantai Bingin. (ist)

balibercerita.com –
Sejumlah material sisa pembongkaran akomodasi pariwisata ilegal tercecer hingga Pantai Bingin. Hal ini memunculkan kekhawatiran akan terganggunya kenyamanan pengunjung maupun peselancar yang tengah menikmati ombak.

Bendesa Adat Pecatu, I Made Sumerta mengatakan, puing yang jatuh kemungkinan berasal dari bangunan di tebing curam. Ia menyebut, belum ada laporan wisatawan yang mengalami cedera. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Badung diharapkan segera melakukan pembersihan agar tidak menimbulkan kesan semrawut maupun risiko kecelakaan di lokasi wisata.

Baca Juga:   Gangguan Listrik di Bandara Ngurah Rai, Arus Kendaraan Sempat Tersendat

“Yang melihat langsung katanya wisatawan yang bermain surfing di sana. Mereka melihat ada puing-puing berupa batu, besi, yang mungkin waktu itu dibongkar ada yang menggelinding turun atau bagaimana,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Penyidik Satpol PP Badung, Ida Bagus Ratu memastikan sudah melakukan pembersihan dengan mengerahkan tenaga manual dan alat berat. Sebagian besar material yang jatuh sudah dipindahkan ke tempat penampungan sementara.

Baca Juga:   PSI Wacanakan Perampasan Aset Kader Terlibat Korupsi

“Kami berusaha meminimalisir dampak pembongkaran. Mengingat medan tebing yang curam, tentu tidak bisa 100 persen bersih seketika, tapi jumlah material yang tersisa sangat sedikit,” jelasnya seizin Kasatpol PP Badung.

Ia menambahkan, pekerja di lapangan juga terus diingatkan agar lebih berhati-hati. Keselamatan dan kenyamanan wisatawan tetap menjadi prioritas. Karena itu setiap ada material yang jatuh, langsung ditindaklanjuti.

Baca Juga:   BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Sejumlah Pesisir Bali

Dengan upaya tersebut, pemerintah berharap kawasan Pantai Bingin tetap aman dan nyaman bagi wisatawan yang datang untuk berselancar maupun sekadar menikmati suasana. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini