PT Jasamarga Bali Tol Gelar Aksi Bersih-bersih di Tahura Ngurah Rai

0
231
Tahura Ngurah Rai
Aksi bersih-bersih sampah di bawah jalan tol yang dilaksanakan Jasamarga Bali Tol. (BC5)

Mangupura, balibercerita.com –
Sebagai wujud nyata komitmen terhadap pelestarian lingkungan, PT Jasamarga Bali Tol (PT JBT) menggelar kegiatan pembersihan sampah kiriman di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Jumat (11/7). Aksi ini berlangsung di area bawah akses Ngurah Rai Jalan Tol Bali Mandara, tepatnya di Kampoeng Kepiting, Tuban.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Bali, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Tahura Ngurah Rai, Lanal Denpasar, Komunitas Mangrove Indonesia, dan kelompok nelayan lokal.

Penumpukan sampah kiriman yang terbawa oleh arus pasang dan aliran sungai mati di kawasan hutan mangrove memicu kepedulian bersama. Pembersihan ini menjadi bukti nyata sinergi antara PT JBT, pemerintah, dan komunitas dalam menjaga ekosistem pesisir yang rawan tercemar.

Baca Juga:   Basarnas Bali Gelar Simulasi Penyelamatan Paralayang di Tebing Melasti

Direktur Utama PT JBT, I Ketut Adiputra Karang menyampaikan bahwa kawasan hutan mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, khususnya dalam mitigasi perubahan iklim. “Kawasan mangrove bukan sekadar penyangga ekosistem pesisir, tetapi juga berperan penting dalam mitigasi perubahan iklim. Melalui kegiatan ini, kami ingin menegaskan komitmen PT JBT untuk menjaga harmoni antara infrastruktur dan lingkungan,” ujar Ketut.

Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi multipihak menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga kawasan konservasi yang beririsan langsung dengan infrastruktur publik seperti jalan tol. “Jalan tol dan lingkungan hidup bukan dua hal yang harus saling mengorbankan. Dengan pendekatan berkelanjutan, keduanya bisa saling mendukung,” tambahnya.

Baca Juga:   Miris, Kawasan Pura Pengorengan Jadi TPS Liar

Aksi bersih-bersih dimulai pukul 09.00 Wita dengan melibatkan lebih dari 80 peserta. Para peserta dibekali alat keselamatan kerja seperti sarung tangan, sepatu bot, dan alat pengumpul sampah. PT JBT juga menurunkan satu unit ekskavator guna mempercepat proses pengangkutan sampah dalam jumlah besar. Sampah yang terkumpul dipilah sesuai jenisnya, kemudian diangkut menggunakan truk DLHK Provinsi Bali ke tempat pengelolaan akhir sesuai prosedur yang berlaku.

Baca Juga:   Basarnas Denpasar Siagakan Personel dan Alut untuk Hadapi Bencana Hidrometeorologi 2025–2026

Sebagai pengelola Jalan Tol Bali Mandara yang melintasi kawasan strategis dan ekologis, PT JBT terus menegaskan komitmennya terhadap pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan. Aksi bersih-bersih ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan, serta visi jangka panjang PT JBT dalam pengelolaan jalan tol berkelanjutan.

PT JBT juga berencana menggelar kegiatan serupa secara berkala dan memperluas program edukasi lingkungan bagi masyarakat. Harapannya, kawasan Tahura Ngurah Rai tetap terjaga sebagai ruang hidup yang bersih, hijau, dan bernilai ekologis tinggi bagi Pulau Bali. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini