Pertamina Patra Niaga Kembangkan Program Skizopreneur, Luncurkan Usaha Cuci Motor Salju untuk ODS di Denpasar

0
225
Pertamina
Wakil Wali Kota Denpasar saat meresmikan usaha cuci motor salju ODS (ist)

Denpasar, balibercerita.com —
Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus melalui Fuel Terminal (FT) Sanggaran kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan penyandang disabilitas mental melalui pengembangan program Skizofrenia Entrepreneur (Skizopreneur). Di tahun 2025 ini, Skizopreneur resmi meluncurkan unit usaha baru berupa layanan cuci motor salju yang digagas sebagai bagian dari perluasan program sosial berkelanjutan bagi orang dengan skizofrenia (ODS).

Peluncuran layanan cuci motor salju berlangsung pada Rabu (20/8), di Rumah Berdaya Denpasar, bertepatan dengan momen peringatan kemerdekaan Republik Indonesia. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Kepala Dinas Provinsi Bali dan Kota Denpasar, perwakilan KPSI Bali, Direktur Yayasan Dompet Sosial Madani, Fuel Terminal Manager Sanggaran, serta delegasi dari Laamu Atoll Council Maldives.

Baca Juga:   Cair, Bantuan Hari Raya Rp2 Juta Per KK di Badung

Program Skizopreneur sendiri telah diinisiasi sejak 2022 melalui pelatihan dan produksi dupa Arusaji. Di tahun ini, cakupannya diperluas untuk memberikan peluang ekonomi lebih besar kepada ODS dengan menambahkan unit usaha cuci motor yang berbasis snow wash. Program ini dirancang sebagai bentuk rehabilitasi psikosial yang menitikberatkan pada pengembangan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi berkelanjutan. “Skizopreneur merupakan salah satu program inklusi unggulan Kota Denpasar hasil inisiasi Pertamina Patra Niaga FT Sanggaran yang mampu mendorong kemandirian wirausaha penyintas skizofrenia agar semakin berdaya,” ujar Wakil Walikota Denpasar Arya Wibawa.

Kolaborasi lintas sektor dalam pelaksanaan program ini melibatkan Dinas Sosial Kota Denpasar, Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI) Simpul Bali, dan Ketemu Project. Rumah Berdaya, sebagai pusat kegiatan, kini tak hanya menjadi tempat rehabilitasi, namun juga berkembang menjadi ruang kreativitas dan edukasi yang inklusif. “Saat ini terdapat 27 orang penerima manfaat langsung yang aktif dalam program. Rumah Berdaya juga telah menarik perhatian masyarakat umum, akademisi, dan institusi dari dalam maupun luar negeri untuk berdiskusi dan menjalin kerja sama,” ungkap Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty.

Baca Juga:   Buronan Interpol Red Notice Dipulangkan dengan Pengawalan Langsung

Fuel Terminal Manager Sanggaran, Muhammad Riduansyah, menambahkan bahwa program ini menjadi bukti bahwa ODS memiliki potensi besar untuk mandiri dan produktif. “Melalui Skizopreneur, kami ingin menghadirkan ruang inklusi sekaligus membuktikan bahwa ODS mampu berkontribusi positif bagi masyarakat,” katanya.

Baca Juga:   Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Warga Prancis yang Bekerja di Bali Gunakan Visa Wisata

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen Pertamina dalam menjalankan program TJSL yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). “Skizopreneur tidak hanya menghadirkan ruang berkarya bagi ODS, namun juga menjadi media terapi yang meningkatkan kualitas hidup mereka. Kami berkomitmen untuk terus melaksanakan program TJSL berdampak nyata, khususnya dalam pengentasan kemiskinan, penciptaan pekerjaan layak, pengurangan kesenjangan, serta peningkatan kesehatan dan kesejahteraan,” tutup Ahad.

Dengan semangat kolaborasi dan inklusi, Pertamina Patra Niaga melalui Skizopreneur menunjukkan bahwa setiap individu, termasuk penyintas skizofrenia, berhak mendapatkan ruang untuk tumbuh, berkarya, dan menjadi bagian dari solusi sosial yang lebih luas. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini