Percantik Jantung Kota, Pemkab Tabanan Siapkan Wajah Baru Jalan Gajah Mada dan Patung Catur Muka

0
16
Sosialisasi penataan Jalan Gajah Mada, pavingisasi, dan pembangunan patung Catur Muka. (ist)

balibercerita.com –
Pemkab Tabanan mulai mematangkan penataan kawasan Jalan Gajah Mada sebagai langkah percantik pusat kota sekaligus mengangkat kembali nilai sejarah dan identitas kawasan heritage di Kota Tabanan. Program tersebut disosialisasikan dalam kegiatan yang berlangsung di Graha Yadnya Sanjayaning Singasana, Desa Adat Kota Tabanan, Selasa (5/5).

Sosialisasi dihadiri langsung Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya bersama jajaran organisasi perangkat daerah terkait, unsur forkopimcam, Bendesa Adat Kota Tabanan, para perbekel, konsultan perencana, hingga pelaku usaha yang beraktivitas di sepanjang Jalan Gajah Mada.

Baca Juga:   Pemkab Tabanan Terima DIPA 2022

Dalam pemaparan yang disampaikan Dinas PUPRPKP Kabupaten Tabanan, penataan Jalan Gajah Mada telah masuk dalam rencana pembangunan tahun 2026. Program itu meliputi pavingisasi kawasan dan pembangunan ikon Patung Catur Muka guna memperkuat estetika sekaligus karakter kawasan pusat kota.

Bupati Sanjaya menegaskan, proyek tersebut bukan hanya sebatas pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali kawasan yang selama ini dikenal sebagai pusat perdagangan dan aktivitas masyarakat. “Jalan Gajah Mada bukan sekadar jalur transportasi. Kawasan ini adalah urat nadi ekonomi, saksi sejarah, sekaligus wajah dari identitas kota kita,” ujar Sanjaya.

Baca Juga:   Gubernur Koster Minta Perbekel “Jengah” Kelola Sampah Berbasis Sumber

Ia memastikan penataan tidak akan menghilangkan aktivitas ekonomi masyarakat. Sebaliknya, pemerintah ingin menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertata, nyaman, dan memiliki nilai tambah.

Menurutnya, konsep penataan akan dilakukan secara terpadu agar Jalan Gajah Mada tampil lebih rapi dan mampu menjadi kawasan heritage yang memiliki daya tarik di pusat kota Tabanan. Pemerintah daerah juga berupaya agar proses pengerjaan berjalan humanis dengan menekan dampak terhadap aktivitas warga maupun pelaku usaha.

Baca Juga:   Pekerja Perbankan di Bali Divaksin Booster

“Saya ingin mendengar masukan, saran, bahkan kritik yang membangun dari bapak dan ibu semua. Pembangunan yang baik adalah pembangunan yang partisipatif,” tegasnya.

Sanjaya turut mengajak masyarakat, khususnya pemilik toko dan pelaku usaha di kawasan Jalan Gajah Mada, untuk bersama-sama mendukung program tersebut demi menghadirkan wajah kota Tabanan yang modern, bersih, dan tetap berakar pada budaya Bali. Penataan kawasan ini diharapkan menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani. (BC13)