Penerbangan Internasional Sempat Tutup, Pergerakan Penumpang Turun 39 Persen

0
251
Bandara Ngurah Rai
Bandara Ngurah Rai. (ist)

Mangupura, balibecerita.com –  

Lalu lintas udara di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai sepanjang tahun 2021 mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun 2020. Penurunan itu terjadi untuk pergerakan penumpang sebesar 39 persen dan pergerakan pesawat sebanyak 35 persen. Hal itu disebabkan penerbangan internasional sempat ditutup sejak September 2020 ditambah belum adanya penerbangan reguler internasional yang masuk ke Bali, pascaopen border 14 Oktober 2021 lalu.

Dalam pers rilisnya, PT Angkasa Pura I Ngurah Rai menyampaikan, jika dihitung dari keseluruhan penerbangan baik domestik maupun internasional antara tahun 2021 dengan tahun 2020, terdapat penurunan penumpang sebesar 39 persen. Jumlah penumpang tahun 2021 sebanyak 3.776.551 orang, sedangkan tahun sebanyak 6.238.774 penumpang. Kondisi serupa juga dialami oleh pergerakan pesawat internasional dan domestik tahun 2021 yang mengalami penurunan sebanyak 35 persen. Jumlah pesawat udara tahun 2021 mengangkut 36.298 pergerakan dan tahun 2020 sebanyak 56.173 pergerakan. 

Baca Juga:   Pertamina Beri Penghargaan kepada 11 Universitas dalam Ajang Pertamuda 2021–2024

“Hal ini terjadi karena pada awal tahun 2020 masih melayani penerbangan internasional normal,” ujar Herry A.Y Sikado, General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Beruntung, secara perlahan trafik lalu lintas penumpang domestik di tahun 2021 menunjukkan peningkatan. Pada 6 bulan pertama di tahun 2021, sebanyak 1.670.949 penumpang lalu-lalang di Bandara Ngurah Rai. Kemudian pada 6 bulan terakhir tahun 2021 meningkat menjadi 2.099.995 penumpang. Hal itu menunjukkan pergerakan penumpang domestik saat itu mengalami kenaikan sebanyak 26 persen. “Kami optimis tahun 2022 dapat lebih meningkat lagi, ditambah dengan aturan penerbangan yang lebih mudah seiring penurunan angka Covid-19,” paparnya.

Baca Juga:   Libur Panjang Idul Fitri, Trafik Tol Bali Mandara Diprediksi Tembus 57 Ribu Kendaraan pada 27 Maret

Tahun 2022 ini pihaknya akan menyambut sejumlah kegiatan internasional di Bali. Salah satunya adalah Presidensi G20 dan Provinsi Bali menjadi pusat kegiatan tersebut. Ia berharap hal itu dapat menjadi momen membangkitkan kembali sektor aviasi, sekaligus sektor ekonomi Pulau Bali. Dalam menyambut kembali kedatangan wisatawan mancanegara, semua fasilitas dan personel selalu siap di lapangan. Sejumlah simulasi juga telah digelar demi kenyamanan dan keselamatan para pengguna jasa berkunjung ke Bali. (BC5)

Baca Juga:   Diskominfo Tabanan Bekali Pengelola Medsos OPD dengan Strategi dan Keamanan Digital

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini