Pendaki Asal Belanda Terjatuh di Jalur Ekstrem Gunung Rinjani, Dievakuasi Lewat Udara

0
270
Gunung Rinjani
Petugas Basarnas mengevakuasi pendaki via udara. (ist)

Denpasar, balibercerita.com –
Seorang pendaki asal Belanda berinisial SVTH mengalami kecelakaan serius saat menuruni jalur curam antara Pelawangan Sembalun dan Danau Segara Anak, Gunung Rinjani, Kamis, (17/7). Ia dilaporkan terjatuh dan tidak dapat melanjutkan pendakian tanpa bantuan medis.

Insiden terjadi di salah satu jalur paling menantang di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani. Laporan pertama diterima Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) yang kemudian diteruskan ke Kantor SAR Mataram pada pukul 14.00 Wita.

Baca Juga:   Trofeo Fun Football Meriahkan HUT Korpri dan HUT Mangupura

Menanggapi kondisi darurat ini, Tim Rescue Pos SAR Kayangan segera dikerahkan. Namun, mempertimbangkan lokasi kejadian yang sulit dijangkau dan kebutuhan penanganan cepat, evakuasi udara dinilai sebagai opsi terbaik. Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi segera berkoordinasi dengan SGi Air Bali dan Kantor SAR Denpasar untuk pengerahan helikopter. “Helikopter milik SGi Air Bali diberangkatkan dari Bali pada pukul 15.45 Wita,” ungkap Hariyadi.

Baca Juga:   Badung Terima Hibah Tanah Hasil Rampasan KPK, Nilainya Fantastis Capai Rp26,7 Miliar

Proses evakuasi berlangsung cepat dan efisien. Helikopter berhasil mendarat di lokasi pada pukul 16.41 Wita dan hanya butuh beberapa menit untuk mengangkut korban dan seorang pendamping. Helikopter lepas landas kembali pukul 16.52 Wita menuju Denpasar. Setibanya di helipad SGi Air Bali pukul 17.29 Wita, korban segera dilarikan ke Rumah Sakit BIMC Kuta menggunakan ambulans dari Klinik Nusa Medica.

Baca Juga:   Ketua DPRD Badung Hadiri KKP Sespimmen Polri Dikreg 66, Perkuat Kepemimpinan Presisi dan Inovatif

Kepala Kantor SAR Denpasar, I Nyoman Sidakarya memastikan korban selamat dan telah menerima penanganan medis lanjutan. “Kondisi korban saat dievakuasi sadar, namun membutuhkan observasi intensif,” ujarnya. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini