Pembuatan Ogoh-ogoh “Manutur” Telan Biaya Ratusan Juta Rupiah

0
240
Biaya ogoh-ogoh
Ogoh-ogoh berjudul "Manutur" dari ST Bhuwana Kusuma, Banjar Peken, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan. (BC9)

balibercerita.com –
Sejumlah ogoh-ogoh yang akan berkompetisi dalam Badung Caka Fest 2026 telah tiba di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Selasa (3/3). Salah satunya adalah ST Bhuwana Kusuma dari Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan.

Ketua ST Bhuwana Kusuma, I Wayan Ananda Pranata Kusuma menjelaskan bahwa proses pemindahan dimulai sejak Senin (1/3), pukul 20.00 Wita dari banjar hingga tiba di Puspem Badung pada keesokan harinya pukul 07.30 Wira.

Baca Juga:   Wakili Ketua DPRD Badung, Made Sudira Hadiri Pengukuhan Kelian Desa Adat Jimbaran Masa Bakti 2026–2031

Dalam proses pengiriman tersebut, pihaknya mendapat dukungan dari krama Banjar Peken, pecalang, Camat Kuta Selatan, Satpol PP, serta aparat kepolisian. Untuk biaya pengiriman, anggaran sementara yang dikeluarkan mencapai sekitar Rp5 juta.

Baca Juga:   Megawati Soekarnoputri Hadiri Palebon Ida Pedanda Gede Sadhawa Jelantik Putra

“Sewa towingnya kita Rp2 juta untuk ke sini aja. Dan juga makan, minum, dan juga peralatan yang lainnya,” terangnya.

Lebih lanjut, Ananda menjelaskan, ogoh-ogoh yang diusung berjudul “Manutur” terinspirasi dari kisah lama yang berkembang di masyarakat. Proses pembuatannya menelan biaya sekitar Rp296 juta yang bersumber dari bantuan Pemerintah Kabupaten Badung, penjualan baju, serta sumbangan lainnya.

Baca Juga:   Sakralisasi Pelawatan Ida Batara: Ritual Bali Penuh Makna yang Jarang Disaksikan Wisatawan

“Ini terakhir kita hitung per tanggal 21 Februari, Rp201 juta masuk kas sudah habis. Dan juga ada beberapa barang yang belum dibayar sebesar Rp95 juta. Jadinya totalnya Rp296 juta,” paparnya. (BC9)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini