Pelita Air Mulai Masuki Penerbangan Komersial Terjadwal

0
305
Pelita Air
Pesawat Pelita Air saat mendarat perdana di Bandara Ngurah Rai. (ist)

Mangupura, balibercerita.com – 

Selama 52 tahun hadir sebagai maskapai penerbangan yang memiliki kredibilitas dan reputasi di sektor charter/tidak berjangka, maskapai Pelita Air mulai memberanikan diri melayani penerbangan komersial terjadwal untuk rute domestik. Pada Kamis (28/4), maskapai yang memiliki induk PT Pertamina Indonesia itu melaksanakan rute penerbangan komersial perdana domestik dengan tujuan Bali.

Menggunakan nomor penerbangan 6D102, pesawat tersebut landing di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai pada pukul 12.11 Wita dengan membawa 100 penumpang. Pesawat jenis Airbus A320-200 itu langsung disambut dengan seremonial water salute, sebagai tanda untuk mengawali penerbangan perdana dari dan menuju ke Pulau Bali. Pesawat tersebut kembali bertolak menuju Jakarta pada hari yang sama, dengan menggunakan nomor penerbangan 6D101 yang mengangkut 89 penumpang.

Baca Juga:   Hari Keenam Pencarian, Tim SAR Temukan Jenazah Korban Banjir di Sungai Tirta Gangga

Menurut Direktur Utama PT Pelita Air Service (PAS) Dendy Kurniawan, penerbangan ke Bali memang menjadi rute pertama yang dipilih pihaknya saat melayani penerbangan komersial terjadwal pertama di Indonesia. Hal tersebut seiring dengan mendat yang diberikan Kemenhub, bahwa Pelita Air diberikan jadwal terbang perdana ke Bali pada tanggal 28 April 2022. 

Baca Juga:   Keterbatasan Bukan Alasan Tak Mampu Berprestasi, Dwi Purwaningsih Buktikan dengan Medali Emas dan Perunggu

“Kami mengapresiasi dan berterimakasih kepada Kemenhub, karena atas support dan dedikasi Kemenhub kami bisa menyelesaikan semua proses terkait sertifikasi. Sehingga secara teknis dan aturan kami dinyatakan layak terbang pada hari ini,” ucapnya.

Selama ini Pelita Air lebih dikenal sebagai penerbangan charter yang melayani penerbangan VVIP, kepresidenan, kementerian, dan klien mereka yang berasal dari sektor kargo, evakuasi medis, dan pembuatan hujan. Atas dasar pengalaman dan reputasi tersebut, serta melihat peluang pasar penerbangan nasional, Pelita Air memberanikan diri untuk masuk ke segmen baru bagi mereka, yaitu segmen komersial terjadwal.

Baca Juga:   Tingkatkan Penggunaan Produk Lokal, Badung Gelar Promo Tani

Ia berharap penerbangan tersebut bisa disusul penerbangan lainnya. Diharapkan kehadiran Pelita Air dapat memberikan destinasi yang baru, sehingga hal itu bisa mendukung program yang dicanangkan pemerintah, terkait konektivitas penerbangan nasional. 

Saat ini, pihaknya mengaku masih berfokus kepada penambahan frekuensi penerbangan rute Jakarta-Bali-Jakarta. Sebab saat ini pihaknya masih melayani rute tersebut 1 kali sehari. Saat ini pihaknya baru memiliki 2 pesawat jenis Airbus A320 dengan kapasitas 180 tempat duduk. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini