Badung Akan Bangkitkan Agro Techno Park

0
220
Agro techno park
Bupati Badung Nyoman Giri Prasta bersama Sekda Adi Arnawa saat panen kopi perdana, Kamis (28/4). (ist)

Mangupura, balibercerita.com – 

Guna menyeimbangkan pembangunan wilayah Badung Utara dan Badung Selatan, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta akan segera membangkitkan Badung Agro Techno Park (ATP) dengan memfokuskan kegiatan pada bidang pembibitan, budi daya, produksi dan pemasaran produk-produk pertanian. 

“Inilah cara yang perlu kami sampaikan untuk menciptakan masyarakat bela beli, wujudkan masyarakat bangga jadi petani. Lahan pertanian milik masyarakat disewa Kabupaten Badung, pemilik lahan juga kita gaji per bulan dan pendapatan yang dihasilkan dari Badung Agro Techno Park akan masuk ke dalam kas daerah,” ucap Bupati Giri Prasta saat menghadiri acara panen kopi perdana yang dirangkaikan dengan Pasar Agro bertempat di Agro Techno Park, di Desa Belok Sidan Petang, Kamis (28/4).

Baca Juga:   Masyarakat Diperbolehkan Buka Masker di Ruang Terbuka

Turut hadir dalam acara tersebut, Sekda Badung Wayan Adi Arnawa, kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung, Ketua TP PKK Kabupaten Badung dan Ketua DWP Kabupaten Badung. Menurut Bupati Giri Prasta, langkah yang diambil ini bertujuan untuk melahirkan petani mandiri berbasis riset dan teknologi tepat guna dalam naungan sebuah koperasi. 

Pihaknya menambahkan, dalam rangka mendukung dan memperkuat industri pertanian di Badung Utara, Pemkab Badung akan segera membentuk badan pangan dan membuat perda yang mengatur tentang penggunaan dan konsumsi produk lokal. 

“Contoh sederhana kalau pertanian daerah Badung Utara bisa berkembang nanti bisa melakukan MoU dengan wilayah Badung Selatan yang menjadi pusat industri pariwisata. sehingga kebutuhan buah, sayur dan hasil pertanian lainnya untuk hotel dan restoran bisa kita pasok dari Badung Utara dalam kondisi yang segar. inilah bentuk kolaborasi. dan melalui program yang dikeluarkan oleh Balitbang Badung kita berusaha untuk menjadikan Badung daulat pangan,” ujarnya.

Baca Juga:   Lima Hari Masa Mudik, Bandara Ngurah Rai Catat 324 Ribu Pergerakan Penumpang

Di sisi lain, Giri Prasta juga menegaskan akan selalu komit menjaga wilayah Badung Utara sebagai daerah konservasi. “Namun tidak menutup kemungkinan bisa dikembangkan pula industri pariwisata yang berbasis agrotourism, Ecotourism, health tourism maupun culture tourism dalam sebuah homebase desa wisata,” imbuhnya.

Sementara, Ketua Tim Koordinasi Pembangunan dan Pengembangan Badung Agro Techno Park Wayan Suambara menjelaskan, pembangunan Badung Agro Techno Park merupakan sebuah gagasan yang dimunculkan oleh Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani di Kabupaten Badung. 

Baca Juga:   Pemulihan Pariwisata Bali Makin Kuat, Konektivitas Udara dengan Vietnam Kembali Menggeliat

Rencana pembangunan ATP diawali dengan feasibility study (FS) pada tahun 2018 yang dilakukan melalui kerja sama Universitas Udayana dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Badung. Hasil FS tersebut menyatakan bahwa kawasan ATP layak untuk dikembangkan.  

Maka di tahun 2019 diawali dengan penyediaan lahan kawasan ATP yang diperoleh melalui sewa lahan milik masyarakat selama 10 tahun yaitu sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2029. Tahun 2022 merupakan tahun ketiga dari masa sewa tersebut. (BC13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini