balibercerita.com –
Pelatihan Perempuan Penggerak Akar Rumput yang digagas DPP PDI Perjuangan Bidang Perempuan dan Anak resmi dibuka di Gedung Serbaguna Pusat Latihan PSPS Bakti Negara, Sading, Mengwi, Badung, Minggu (7/12). Kegiatan pembukaan ditandai dengan penyerahan daftar peserta kepada Ketua DPP Bidang Perempuan dan Anak, Bintang Puspayoga, disertai penyematan identitas peserta.
Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung Bidang Penanggulangan Bencana, Kesehatan, Perempuan, dan Anak, Putu Yunita Oktarini, menyampaikan bahwa Badung mendapat kehormatan menjadi pilot project uji coba Pedoman Pelatihan Perempuan Penggerak Akar Rumput.
“Program ini memiliki makna penting sebagai upaya memperkuat kapasitas perempuan dalam kepemimpinan, pengembangan diri, serta kontribusi perempuan di akar rumput dan di tengah masyarakat,” ujar Putu Yunita Oktarini.
Ia menambahkan bahwa pelatihan diikuti 60 peserta yang mewakili enam kecamatan di Kabupaten Badung. “Kabupaten Badung memiliki karakteristik demografi yang istimewa, dengan tiga kecamatan di wilayah selatan yang berkarakteristik masyarakat perkotaan, serta tiga kecamatan di wilayah utara dengan karakter masyarakat pedesaan,” ungkapnya.
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Perempuan dan Anak, Bintang Puspayoga, mengapresiasi antusiasme peserta. “Ibu-ibu sekalian adalah perempuan-perempuan hebat, luar biasa, dengan pengalaman yang kaya serta semangat yang tinggi dalam mengikuti pelatihan ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan gagasan langsung Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. “Pelatihan ini tidak hanya ditujukan bagi kader PDI Perjuangan semata, tetapi terbuka untuk semua perempuan di seluruh Nusantara, terutama mereka yang berada di akar rumput,” tegasnya.
Modul pelatihan memuat enam materi utama: konsep diri, membangun kekuatan kolektif, advokasi isu-isu strategis, manajemen keuangan keluarga, komunikasi efektif dan kemampuan berbicara di depan umum, serta keorganisasian dan kepartaian.
Bintang Puspayoga menyampaikan, setelah uji coba di Badung, peluncuran resmi buku pedoman pelatihan akan dilakukan pada 18 Desember. “Ibu Ketua Umum menaruh harapan besar kepada kita semua, bagaimana perempuan dari akar rumput dapat memperjuangkan hak-haknya, karena konstitusi negara telah menjamin kesetaraan antara laki-laki dan perempuan,” imbuhnya. (BC13)


















