Paskibraka Badung Intensif Berlatih, Siap Jalankan Tugas pada HUT ke-81 RI

0
3
Paskibraka Badung
Paskibraka Kabupaten Badung mengikuti latihan pengibaran bendera untuk peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (ist)

balibercerita.com –
Sebanyak 70 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung terus mematangkan kesiapan untuk menjalankan tugas pada upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung, Ida Bagus Putu Mas Arimbawa, S.Sos. mengatakan, persiapan Paskibraka Badung telah dimulai sejak Juni 2026. Setelah mengikuti tahapan latihan awal, para calon paskibraka menjalani pendidikan dan pelatihan melalui program Desa Bahagia.

Selanjutnya, para anggota mengikuti latihan secara intensif yang mencakup kesiapan fisik, mental, kedisiplinan, serta kemampuan menghadapi berbagai situasi di lapangan. Seluruh rangkaian tersebut menjadi bagian dari persiapan sebelum mereka dikukuhkan sebagai Paskibraka Kabupaten Badung.

“Pada tanggal 14 Agustus itu mereka sudah harus masuk proses pengukuhan. Proses pengukuhan ini sebagai sebuah lambang, mereka tidak lagi calon, tapi sudah menjadi Paskibraka Kabupaten Badung,” ujar Ida Bagus Arimbawa.

Baca Juga:   Gubernur Koster Sebut Tak Beri Ruang pada "Pemain Nakal" di Pengadaan Lahan PKB

Setelah prosesi pengukuhan, rangkaian persiapan dilanjutkan dengan renungan suci pada 15 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting sebelum para paskibraka melaksanakan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Pada pelaksanaan upacara 17 Agustus, Paskibraka Badung akan mengemban dua tugas utama yakni melaksanakan pengibaran bendera pada pagi hari dan penurunan bendera pada sore hari. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan malam syukuran.

Ida Bagus Arimbawa menyampaikan, kesiapan Paskibraka Badung tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, termasuk perangkat daerah. Dalam menjalani latihan, para anggota mendapatkan pendampingan dari pelatih yang berasal dari unsur polresta, kodim, serta DPPI.

Baca Juga:   Mobil Melintas di Jalur Motor Jalan Tol Bali Mandara

Tahun ini, terdapat sejumlah penyesuaian pada tata letak dan formasi barisan Paskibraka. Formasi utama tetap mengacu pada pola 17-8-45, namun terdapat beberapa variasi gerakan dan komposisi yang disesuaikan dengan tata upacara yang berlaku. “Beberapa gerakan mencerminkan angka 81 dan sebagainya. Tentunya juga di sini harus memiliki skill tersendiri. Itulah maka latihannya sangat intens,” jelasnya.

Selain kesiapan personel, Pemerintah Kabupaten Badung juga melakukan penyesuaian tata tempat pelaksanaan upacara berdasarkan edaran terbaru. Dalam rangkaian upacara tertentu, para undangan akan mengikuti prosesi dengan berdiri, mulai dari pemasangan hingga pelepasan sangkur.

Lebih lanjut, Pemkab Badung berencana memberikan wadah bagi para Paskibraka Badung sebagai ruang untuk mengembangkan kapasitas, kompetensi, kepemimpinan, dan kemampuan berorganisasi setelah menyelesaikan tugasnya.

Baca Juga:   Ibu Balita Korban Banjir Bandang di Tabanan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Resmi Ditutup

Wadah tersebut diharapkan dapat mendorong para anggota Paskibraka untuk tetap aktif dalam berbagai kegiatan positif serta memberikan kontribusi bagi lingkungan dan masyarakat. “Anak-anak muda yang berbakat, pilihan dari sebuah sekolah. Saya kira perlu didukung kegiatan-kegiatan positif,” katanya.

Ida Bagus Arimbawa menegaskan, seluruh proses persiapan Paskibraka Badung merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak di bawah arahan pimpinan daerah serta dukungan perangkat daerah terkait. Dengan proses latihan yang telah berlangsung sejak Juni, para Paskibraka diharapkan mampu menjalankan tugas pengibaran dan penurunan bendera merah putih dengan penuh disiplin, tanggung jawab, dan kebanggaan pada 17 Agustus 2026. (adv)