Denpasar, balibercerita.com –
Band indie adalah band mandiri, yang tidak terpaku pada keinginan pasar untuk menentukan warna musik mereka. Tentang pengertian band ini sering kali terjadi perbedaan persepsi di antara para pengamat musik. Namun secara umum, karya band indie biasanya diproduksi dan dipasarkan sendiri oleh musisi atau melalui label rekaman independen.
Seperti The Buzzbomb, band indie dari Bali ini tengah mengadakan mini tour bertajuk “Romansa Kelam”. Romansa Kelam adalah lagu yang ditulis oleh Tuborock. Aransemennya digarap semua personel The Buzzbomb ditambah sentuhan sendi dari Tophanter The Dissland. Lagu ini mengisahkan tentang hubungan percintaan yang dipisahkan oleh maut. Berkat dukungan banyak pihak, video klip Romansa Kelam bisa dirilis di channel Youtube mereka pada Desember 2021.
Menurut rencana, pada Februari 2022 akan ada full album yang berisikan sejumlah single dari The Buzzbomb. Single Romansa Kelam sendiri merupakan sebuah pemanasan untuk ke step berikutnya.
Mini tour The Buzzbomb melibatkan 30 band indie lainnya. Mereka akan perform di lima tempat. Sebagai pembuka, tour diawali 10 Desember 2021 di Big Daddy Bar. Berlanjut ke Sixasix Kesiman, Warnong Musik, Kalistuayu 69 dan sebagai penutup akan diselenggarakan di Sesion Garage Event, Kerobokan.
Mini tour dipilih mengingat saat pandemi Covid-19 diterapkan berbagai pembatasan aktivitas masyarakat. The Buzzbomb tak ingin terjadi kerumunan dan tetap mengedepankan protokol kesehatan.
Digawangi oleh Andik sebagai drummer, Tuborock sebagai bass/vocal dan Aan sebagai gitaris, harapan mereka agar karya yang mereka berikan bermanfaat untuk semua pihak. Hal yang lebih utama, agar band-band indie Bali mampu tetap berkarya walaupun di tengah pandemi seperti saat ini. (BC10)

















