balibercerita.com –
Momen paling mencuri perhatian di konser HUT ke-42 Slank di Bali adalah digelarnya lelang sejumlah barang kesayangan personel Slank. Kaka melepas vespa listrik andalannya, Ridho menyiapkan salah satu gitar, dan Ivanka turut menyumbangkan sebuah bass. Semua hasil lelang, ditambah keuntungan konser, akan didonasikan untuk membantu masyarakat di Sumatra yang tengah tertimpa bencana.
Kaka menuturkan, vespa yang dilelang memiliki cerita panjang dan nilai sentimental tinggi. Vespa edisi khusus HUT ke-40 Slank itu telah dikonversi ke mesin listrik, sering ia pakai untuk riding, dan menjadi kendaraan yang sangat ia andalkan. Unit yang diberi nama Vespa Slank itu dibuka dengan harga Rp75 juta, tampil dengan warna biru khas Slank, dan masih mulus meski merupakan edisi lama dengan mesin baru.
Menurut Kaka, lelang ini digelar khusus di Bali karena adanya dorongan kuat untuk berbagi. Rencana awal hanyalah merayakan ulang tahun Slank, namun situasi bencana membuat mereka sepakat menjadikan konser ini sebagai wadah charity. “Esensinya, semoga lelang vespa ini bisa dapat banyak dan sumbangannya berguna,” ujarnya.
Kaka menambahkan bahwa konsep HS yang selama ini dikenal sebagai Haji Suryo atau Hey Slank kini dimaknai sebagai hablum sesama, ikatan dengan saudara. “Pertunjukan bukan hanya hiburan, tapi juga charity. Di tengah bencana, banyak kesusahan, kita diingatkan ada saudara di sekeliling kita yang membutuhkan,” katanya.
Ivanka yang ikut melelang bass miliknya berharap langkah kecil ini dapat membawa manfaat yang besar. “Semoga apa yang kita berikan untuk Sumatra bisa membuat kita menjadi HS, himpunan surgawi,” ujarnya.
Slank pun berharap konser ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga membawa keberkahan bagi mereka yang membutuhkan. (BC5)

















