Ayam Geprek Sablenk, Sambal dan Harganya Recommended Buangeeet!!!

0
256
Ayam Geprek Sablenk
Ayam Geprek Sablenk. (BC10)

Denpasar, balibercerita.com –

Ayam Geprek Sablenk, seperti namanya, kuliner ini benar-benar kurang waras dalam arti harga dan rasa. Bagaimana tidak, cukup hanya merogoh kocek Rp 10 ribu, Anda sudah bisa menikmati seporsi ayam geprek berikut nasi, sambal dan es teh. Bukan sekadar murah, rasa ayam gorengnya ternyata sangat gurih dan sambalnya pedas mantap. 

Usut punya usut, nama Ayam Geprek Sablenk ternyata berasal dari nama panggilan pemiliknya, I Kadek Wirayuda. Saat ditemui tim balibercerita.com, Wirayuda mengungkapkan, ia menekuni usaha ini sejak sembilan bulan lalu.

Baca Juga:   Tips Bagi Anda yang Susah Tidur

Sebelum pandemi, Wirayuda bekerja di bidang pariwisata. Namun mengingat pariwisata Bali terpuruk, Wirayuda pun kena PHK. Ia lantas mencoba peruntungan sebagai ojek online untuk kawasan Canggu, tapi tak berhasil. Ia pun beralih lagi menjual sepeda gunung. Namun, hanya berselang beberapa waktu saja, usahanya itu lagi-lagi gagal. “Akhirnya saya mencoba lagi, dengan membuka usaha ayam geprek,” katanya. 

Baca Juga:   Sanur Village Festival 2025 Usung Tema “Guna Dusun”, Angkat Filosofi Ilmu dan Pengabdian Tokoh Spiritual Sanur

Ia memberanikan diri terjun ke usaha kuliner karena berprinsip siap memberikan kualitas terbaik bagi pelanggan. Bahkan, di masa pandemi yang serba sulit ini, Wirayuda memberikan kesempatan bagi pelanggannya menyampaikan kritik, saran dan masukan terhadap produknya. 

Berkat kerja kerasnya dan masukan dari pelanggan, saat ini Ayam Geprek Sablenk sudah memiliki dua stand. Keduanya berlokasi di Denpasar yakni di Jalan Pulau Kawe dan Kepaon. 

Baca Juga:   Seabad Pramoedya Ananta Toer, "Bunga Penutup Abad" Kembali Hidup di Panggung Teater

Pelanggan Ayam Geprek Sablenk pun terus bertambah. Per hari, ia biasanya mengolah 200 potong ayam. Wirayuda mulai mengolah bahan-bahan dari pukul 08.00 Wita hingga 14.00 Wita. Satu setengah jam kemudian ia pun mendistribusikan ayam gepreknya dari rumah menuju stand. “Jam 5 sore ayam sudah ready dan siap untuk dijual,” ujarnya. (BC10)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini