Varian Omicron Terdeteksi di Indonesia, Presiden Minta Perketat Prokes

0
291
Presiden Jokowi saat menyampaikan perkembangan kasus Covid-19, di kanal Youtube Sekretariat Presiden.
Presiden Jokowi saat menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden. (ist)

Jakarta, balibercerita.com – 

Kementerian Kesehatan RI mendeteksi adanya varian Omicron di Indonesia. Kondisi ini mendapat perhatian serius Presiden Joko Widodo. Orang nomor satu di Indonesia ini pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama berupaya mencegah penularan Omicron di Tanah Air. 

“Saya minta seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi Indonesia tetap baik dan mempertahankan tingkat penularan di bawah angka satu. Kita pertahankan jumlah kasus aktif agar tetap rendah,” ungkap Presiden Jokowi dalam kanal Youtube Sekretariat Presiden, pada Kamis (16/12).

Baca Juga:   Sambut KTT G20, Ribuan Pekerja Pariwisata The Nusa Dua Dapatkan Suntikan Vaksin Booster

Menurut kepala negara, tingkat penularan akan diawasi agar bertahan di bawah satu, sehingga tidak melonjak kembali. Presiden juga mengingatkan agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. “Saya juga meminta pemerintah daerah lebih menggencarkan penelusuran dan pengetesan kontak erat guna mendeteksi terjadinya kasus konfirmasi secara lebih dini. Terakhir, saya minta seluruh warga maupun pejabat negara untuk menahan diri tidak bepergian ke luar negeri. Paling tidak sampai situasi mereda,” ucapnya.

Baca Juga:   Binda Bali Gelar Vaksinasi Anak Serentak di Kecamatan Abiansemal

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, mengumumkan bahwa telah terdeteksi satu kasus konfirmasi Covid-19 varian Omicron di wilayah Indonesia. Kasus pertama tersebut terdeteksi di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. 

Dalam keterangannya, Presiden Jokowi meminta masyarakat untuk tidak panik karena sejauh ini kasus varian Omicron belum menunjukkan karakter yang dapat membahayakan nyawa pasien, terutama bagi pasien yang telah mendapatkan suntikan vaksin. Untuk itu, ia meminta agar masyarakat segera melakukan vaksinasi Covid-19 di sejumlah fasilitas kesehatan. “Saya meminta semua warga yang belum mendapatkan dua kali vaksin, apalagi yang sama sekali belum divaksin, segeralah mendatangi fasilitas-fasilitas kesehatan untuk mendapatkan vaksin,” katanya. (BC20)

Baca Juga:   Masyarakat Diimbau Tunda Perjalanan Ke Luar Negeri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini