Denpasar, balibercerita.com –
Jupiter Aerobatic Team (JAT) merupakan unit aerobatik kebanggaan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU). Dengan semangat “Jupiter Always Be The Best,” tim ini tidak hanya menjadi duta udara Indonesia tetapi juga simbol semangat juang, ketekunan, dan keunggulan anak bangsa di langit internasional.
Didirikan secara resmi pada tahun 1996 dengan tujuan utama sebagai sarana promosi, edukasi, dan pembinaan profesionalisme penerbang militer Indonesia, tim ini menjadi ikon ketangkasan pilot TNI AU dalam manuver udara berkecepatan tinggi. Tim yang beranggotakan elang muda Indonesia ini telah menorehkan sejarah panjang dalam memperkenalkan kemampuan udara Indonesia kepada dunia.
Awalnya, JAT menggunakan pesawat Hawk Mk-53 sebelum akhirnya beralih ke pesawat latih KT-1B Wongbee buatan Korea Selatan, yang digunakan hingga saat ini. Dengan corak merah-putih yang mencolok, pesawat ini tampil memukau di berbagai ajang internasional. Tim ini dipimpin oleh para instruktur dari Skadron Pendidikan 102 Lanud Adisucipto Yogyakarta.
Nama “Jupiter” diambil dari nama dewa langit dalam mitologi Romawi, melambangkan kekuatan dan keunggulan udara. Jupiter juga merupakan sebutan (call sign) bagi para instruktur penerbang yang mengajar di Lanud Adisutjipto yang merupakan singkatan dari Juru Pilih Terbang.
JAT juga berperan penting dalam membangun diplomasi pertahanan, memperkuat kerja sama militer, serta meningkatkan rasa bangga dan patriotisme masyarakat Indonesia. Selama lebih dari dua dekade, Jupiter Aerobatic Team terus berkembang dari segi taktik, formasi, dan profesionalisme. Mereka menjalani pelatihan intensif di bawah standar keselamatan tinggi dan telah beberapa kali menggelar atraksi dalam perayaan nasional dan internasional. (BC5)



















