Kesenian Bali dan Kalimantan Tengah Berpadu, Merajut Harmoni di Panggung Budaya Ungasan

0
120
Kesenian Kuta Selatan
Foto bersama para seniman Listibiya Kuta Selatan dengan seniman Kalimantan Tengah. (ist)

balibercerita.com –
Semangat persatuan lewat seni dan budaya terasa kuat di Panggung Budaya Praharsacitta, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Senin (15/12) malam. Listibiya Kecamatan Kuta Selatan untuk pertama kalinya menggelar kolaborasi kreativitas seni budaya lintas daerah bersama tim kesenian Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, dalam sebuah perhelatan bertema Merajut Harmoni Seni Budaya.

Kolaborasi ini menjadi tonggak baru penguatan pariwisata budaya di Kuta Selatan. Ketua Listibiya Kecamatan Kuta Selatan, I Wayan Deddy Sumantra menyebut, kegiatan tersebut sebagai inovasi pariwisata berbasis budaya yang mengedepankan kolaborasi dan keberlanjutan. “Ini merupakan pentas seni lintas daerah perdana di Kuta Selatan yang kami kolaborasikan dengan pertunjukan kecak yang rutin digelar di Pantai Melasti,” ujar Deddy saat ditemui di Kantor Camat Kuta Selatan pada Selasa (16/12).

Baca Juga:   Anom Gumanti Melayat ke Rumah Duka Putra Ni Luh Gede Sri Mediastuti

Rombongan Kota Palangkaraya hadir lengkap, dipimpin langsung oleh Wali Kota Palangkaraya bersama jajaran Forkopimda dan organisasi perangkat daerah (OPD). Meski hujan sempat mengguyur kawasan Ungasan, antusiasme penonton tak surut. Acara tetap berlangsung lancar dan mendapat sambutan hangat, termasuk dari wisatawan yang tengah berkunjung.

Dalam pementasan tersebut, tim kesenian Palangkaraya mempersembahkan kekayaan seni budaya Kalimantan Tengah, seperti lagu daerah “Tatu Hiang” dan “Oh Palangkaraya”, seni vokal tradisional Karungut Dayak, serta tarian khas Wadian Dadas dan Mandau Apang. Ragam pertunjukan ini berpadu harmonis dengan nuansa budaya Bali, menghadirkan pengalaman budaya lintas pulau yang unik.

Baca Juga:   Festival Nusantara 2022 Tampilkan Lomba Baleganjur se-Bali

Deddy menambahkan, kolaborasi ini tidak berhenti pada satu panggung pertunjukan. Pemerintah Kota Palangkaraya bersama Dinas Kebudayaan setempat berencana menindaklanjuti kegiatan tersebut melalui penyusunan draf nota kesepahaman (MoU) kerja sama seni dan budaya antar daerah.

Sebagai simbol persahabatan dan silaturahmi budaya, acara juga dirangkaikan dengan pertukaran cenderamata antara Listibiya Kecamatan Kuta Selatan, Pemerintah Desa Ungasan, dan tim kesenian Kota Palangkaraya. “Kolaborasi ini sejalan dengan visi Bupati Badung dalam memperkuat pariwisata berkelanjutan berbasis budaya,” tegas Deddy.

Baca Juga:   Indonesia Tuan Rumah ASEAN U-23 Championship 2025

Ke depan, Listibiya Kuta Selatan berencana memperluas jejaring kolaborasi. Pada Januari 2026, tim kesenian dari Bekasi direncanakan tampil di kawasan Uluwatu. Menurut Deddy, Kuta Selatan memiliki keunggulan berupa panggung seni budaya yang digelar hampir setiap hari, sehingga menjadi ruang terbuka bagi seniman daerah lain untuk tampil, berwisata, sekaligus melakukan studi banding.

“Penyediaan ruang pentas ini diharapkan memberi dampak ganda, mulai dari peningkatan pariwisata budaya hingga penguatan jejaring dan pertukaran seni antar daerah,” pungkasnya. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini