Kabar Baik untuk UMKM, Badung Naikkan Plafon Kredit Sidi Kumbara hingga Rp100 Juta

0
205
Sidi Kumbara
Bupati Wayan Adi Arnawa didampingi Wabup Bagus Alit Sucipta saat launching Pengembangan Program Sidi Kumbara di Wantilan Serbaguna Karang Dalem II, Desa Bongkasa Pertiwi, Abiansemal, Sabtu (30/8). (ist)

balibercerita.com –
Pemerintah Kabupaten Badung resmi menaikkan plafon Subsidi Kredit Usaha Mikro Badung Sejahtera (Sidi Kumbara) dari Rp25 juta menjadi Rp100 juta. Hal ini terungkap dalam launching pengembangan Sidi Kumbara yang digelar di Wantilan Serbaguna Karang Dalem II, Desa Bongkasa Pertiwi, Abiansemal, Sabtu (30/8).

Kebijakan ini ditujukan untuk memperluas dukungan terhadap pelaku usaha mikro di wilayah Badung. Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa menegaskan, peningkatan plafon kredit ini merupakan bukti komitmen Pemkab Badung dalam mendukung perkembangan usaha mikro.

Baca Juga:   Nelayan Sanur Hilang di Perairan Nusa Penida, Tim SAR Sisir Laut hingga 16 Mil

Menurutnya, sektor usaha mikro berperan penting sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia berharap, program ini mampu menambah semangat para pelaku usaha untuk terus berkembang sekaligus membuka ruang kesempatan kerja yang lebih luas.

Adi Arnawa menjelaskan, pada tahap kedua program ini, ditargetkan sebanyak 70 kreditur akan memperoleh plafon Rp100 juta, sementara 50 kreditur lainnya tetap berada pada plafon Rp25 juta. Seluruh biaya subsidi, termasuk bunga, ditanggung oleh pemerintah sehingga pelaku usaha hanya membayar pokok pinjaman.

Baca Juga:   Tingkatkan Penggunaan Produk Lokal, Badung Gelar Promo Tani

Di sisi lain, evaluasi akan terus dilakukan bersama BPD Bali, OJK, BI, dan Jamkrida untuk melihat dampak kebijakan tersebut. Jika terbukti memberi hasil signifikan, tidak menutup kemungkinan plafon kredit akan dinaikkan kembali.

Baca Juga:   Basarnas Bali Siap Kawal IBMRC 2025

Plt. Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Badung, AA Ngurah Raka Sukadana menambahkan bahwa dukungan ini menitikberatkan pada akses permodalan yang selama ini menjadi kendala utama UMKM. Ia menyebut, melalui kerja sama dengan BPD Bali, program Sidi Kumbara hadir untuk memperkuat daya saing dan pendapatan UMKM Badung sehingga lebih mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan. (BC13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini