balibercerita.com –
Setelah mencetak sukses besar lewat single Pergi Tak Meninggalkan, yang telah diputar lebih dari 59 juta kali di Spotify, penyanyi solo Ekhsan kembali mencuri perhatian penikmat musik Tanah Air. Kali ini, ia hadir dengan gebrakan baru lewat single bertajuk Belajar Romantis yang resmi dirilis pada Jumat lalu.
Berbeda dari sembilan single sebelumnya yang lekat dengan nuansa mellow dan lirik sendu, Belajar Romantis menjadi rilisan pertama Ekhsan yang mengusung warna musik upbeat. Sentuhan New Wave yang kental dengan elemen disco electro ala era 80-an membuat lagu ini terdengar segar, ceria, dan jauh dari image galau yang selama ini melekat padanya.
“Banyak cowok yang niat jadi romantis, tapi kok kadang masih kikuk. Lagu ini ngangkat sisi itu usaha yang kadang lucu tapi tulus,” ujar Ekhsan tentang makna di balik lagunya.
Diproduseri oleh Mario Henfri, Belajar Romantis menceritakan tentang seorang pria yang sedang belajar menjadi sosok romantis bagi pasangannya. Dengan lirik ringan yang menggelitik, lagu ini menyentuh sisi emosional secara jenaka dan relevan, terutama bagi generasi muda yang tengah belajar mengekspresikan cinta.
Ekhsan mengaku ingin menyampaikan perasaan melalui cara yang berbeda. “Aku pingin kasih warna baru, biar gak selalu mellow. Musik juga bisa nyampein rasa lewat energi yang positif,” ucapnya.
Pemilihan gaya musik 80-an bukan tanpa alasan. Menurut Ekhsan dan tim manajemennya, tren nostalgia sedang digandrungi oleh Gen Z, dan ini menjadi momen tepat untuk mengeksplorasi sisi musikalitas yang belum pernah ia tampilkan sebelumnya.
Dengan beat yang groovy dan aransemen yang energik, Belajar Romantis digadang-gadang bisa menjadi anthem baru untuk Gen Z yang sedang jatuh cinta atau setidaknya sedang belajar mencintai. Lagu ini cocok untuk dinikmati saat pagi hari sebagai mood booster, maupun saat rehat dari rutinitas padat.
Belajar Romantis kini sudah tersedia di seluruh platform digital. Lewat single ini, Ekhsan membuktikan bahwa dirinya tak berhenti berevolusi dari Prince of Galau menjadi pangeran dengan gaya baru yang lebih segar, eksperimental, dan tetap menyentuh, kali ini dengan senyum. (BC5)

















