Jalan Tanah Sampi Kerobokan Kaja Ditutup Hingga Akhir 2025, Ini Penyebabnya

0
178
Kerobokan Kaja
Proses perbaikan saluran irigasi di Jalan Tanah Sampi, Kerobokan Kaja, Kuta Utara, Jumat (14/11). (BC9)

balibercerita.com –
Jalan Tanah Sampi di Kelurahan Kerobokan Kaja, Kuta Utara, untuk sementara ditutup. Penutupan diperkirakan berlangsung hingga akhir Desember 2025.

Pekaseh Subak Tegal Pesedahan Yeh Bolo, I Made Sunadi menjelaskan, penutupan diberlakukan mengingat perbaikan jalan tengah dilakukan. Perbaikan dilaksanakan setelah usulan disampaikan dalam musrenbang kecamatan tahun 2024.

Pihaknya mengajukan usulan itu karena terdapat satu titik saluran yang jebol sehingga air kerap meluap saat hujan. “Saluran yang jebol itu pas di tikungan, saat hujan air sering meluap,” ujar Sunadi, Jumat (14/11).

Baca Juga:   Frontier Bali Desak Pengesahan RKUHP Ditunda

Sunadi menegaskan, usulan perbaikan ini dimaksudkan demi kenyamanan bersama, baik bagi pengguna jalan maupun petani yang memanfaatkan aliran irigasi. Karena itu, ia berharap masyarakat dapat memahami kondisi penutupan jalan tersebut.

“Kami mohon maaf jika ada ketidaknyamanan. Tapi perbaikan ini juga untuk kepentingan bersama,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt. Kadis PUPR Badung, Anak Agung Rama Putra membenarkan bahwa perbaikan saluran drainase sedang berlangsung. Menurutnya, saluran irigasi di Jalan Tanah Sampi akan dipasangi beton precast sebagai bagian dari usulan musrenbang 2024 yang realisasinya baru bisa dilakukan tahun ini. “Ini usulan dari tingkatan Musrenbang tahun 2024, tapi pengerjaannya di tahun 2025 ini,” ujar Rama Putra.

Baca Juga:   Bupati Badung Pastikan Pembangunan Empat Akses Jalan Baru Sudah Berproses, Target Rampung Akhir 2026

Ia menambahkan, pekerjaan baru dapat dimulai setelah material beton precast tersedia. Meski sebagian besar pekerjaan dilakukan di satu sisi jalan, beberapa bagian di sisi lainnya juga akan dikerjakan jika kondisinya dinilai perlu. “Perbaikannya di satu sisi saja, tapi ada beberapa kedua sisi, karena kondisinya masih bagus,” paparnya.

Baca Juga:   Banggar DPRD Badung Bahas LKPJ Bupati 

Meski tidak merinci besaran anggaran, Rama Putra menargetkan proyek perbaikan irigasi ini tuntas pada 24 Desember 2025. Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan jalur alternatif selama proses pekerjaan berlangsung.

“Kami sudah adakan sosialisasi sudah kami sampaikan permakluman kepada masyarakat setempat. Kami mohon untuk sementara mencari jalan lain,” imbuhnya. (BC9)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini