Denpasar, balibercerita.com –
Perjalanan hidup duo folk asal Denpasar, Nosstress tergambar dalam single “Bertumbuh Bersama”, yang telah dirilis di kanal musik digital pada Minggu (23/4). Lagu tersebut didapuk menjadi tajuk album kelima Nosstress, yang tahun ini menginjak usia 15 tahun.
Album Bertumbuh Bersama layaknya lukisan yang menggambarkan ragam fase perjalanan hidup Guna Warma dan Man Angga sedari bocah, yang kemudian bersama membangun Nosstress. “Saya dan Guna Warma menyepakati judul tersebut, karena lagu itu merupakan gambaran dari kehidupan kami,” ungkap Man Angga.
Usia 15 tahun merupakan rentang waktu yang panjang bagi Nosstress serta orang-orang sekitar untuk saling belajar dan bertumbuh bersama. Bagi Guna Warma dan Man Angga, Nosstress tidak hanya sekadar kelompok musik, melainkan lebih dari itu. Nosstress merupakan keluarga besar dan gambaran hidup para personelnya. Single Bertumbuh Bersama telah dirilis pada tanggal 6 Maret 2023.
Album Bertumbuh Bersama terdiri dari 12 lagu. Setiap lagu mempunyai kisahnya sendiri, mengangkat hal-hal sederhana yang kerap terlewat. Ini menilik album-album sebelumnya yang bersumber dari sekitaran, apa yang mereka lihat, alami dan rasakan.
“Sedari dulu, kami menerjemahkan apapun hal yang benar-benar kami lihat dan alami menjadi tulisan, kemudian menjadi lagu. Pula di album ini, kami menceritakan hal yang kami lihat, alami dan lalui,” tutur Man Angga yang membebaskan para pendengar menginterpretasikan, membuka ruang diskusi membedah setiap lagu.
Proses kreatif album tergolong menarik, karena materi album ini digarap di tengah situasi istri Guna Warna dan istri Man Angga yang sama-sama mengandung. Rentang Desember 2022 hingga Februari 2023, Nosstress pun memilih rehat sejenak dari panggung offline. Menemani persalinan istri masing-masing sembari merampungkan album. Kini keluarga besar Nosstress bertambah dengan hadirnya putra pertama Guna Warma dan putri kedua dari Man Angga.
Seluruh pengerjaan album tersebut dikerjakan di Taman Bermain Nosstress. Guna Warma dan Man Angga masing-masing menciptakan 6 lagu. Yaitu Fendy Rizk, Noriz Kiki dan Gede Yudis yang membantu proses pengerjaan, baik secara ide maupun eksekusi. Man Angga sendiri bertindak selaku produser untuk 10 lagu, dan 2 lagu lainnya diproduseri oleh Fendy Rizk.
Setelah album Bertumbuh Bersama dirilis, band yang dibentuk tahun 2008 ini akan merilis beberapa video musik yang akan menyusul. Satu per satu hal itu akan di rilis sembari mengerjakan video live untuk semua lagu di dalam album terbaru. Saat ini pihaknya hanya terpikir untuk merilis album tersebut secara digital. Tidak menutup kemungkinan bentuk fisik akan hadir, namun akan sangat terbatas. (BC5)

















