balibercerita.com –
Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya pada Rabu (19/11) sore. Sekitar pukul 16.00 WIB, gunung dengan ketinggian 3.676 mdpl itu melontarkan awan panas sejauh 7 kilometer dari puncak.
Kolom letusan membumbung hingga 2.000 meter di atas puncak atau berada di ketinggian total 5.676 mdpl. Dari rekaman seismograf, erupsi tersebut memiliki amplitudo maksimum 40 mm dengan durasi sekitar 16 menit 40 detik.
Di tengah meningkatnya aktivitas Gunung Semeru, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai memastikan operasional penerbangan tetap berjalan normal. General Manager Bandara Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab menegaskan bahwa hingga Rabu sore tidak ada penerbangan, baik kedatangan maupun keberangkatan, yang terdampak.
“Seluruh operasional penerbangan berjalan normal dan lancar. Hingga sore ini tidak terdapat penerbangan yang terdampak baik yang datang maupun berangkat dari Bandara I Gusti Ngurah Rai,” ujarnya dalam pernyataan resminya.
Syaugi juga mengingatkan para pengguna jasa agar rutin memeriksa informasi penerbangan melalui maskapai masing-masing serta tiba lebih awal di bandara untuk mengantisipasi kemungkinan antrean. PT Angkasa Pura Indonesia sebagai pengelola bandara menyampaikan akan terus memantau kondisi dan berkoordinasi dengan pihak terkait jika terjadi perkembangan situasi (BC5)



















