balibercerita.com –
Langkah tegas diambil jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar dalam menjaga estetika dan kenyamanan wilayah. Melalui tim penertiban Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Trantibum), petugas menyisir sejumlah fasilitas umum dan mengamankan ratusan media promosi yang dipasang secara ilegal pada Rabu (10/6).
Operasi penertiban ini difokuskan pada sejumlah ruas jalan protokol dan kawasan strategis di Ibu Kota Provinsi Bali. Beberapa titik yang menjadi sasaran utama diantaranya Jalan PB Sudirman, Jalan Diponegoro, Jalan Hasanuddin, Jalan Thamrin, Jalan Gunung Agung, hingga Jalan Buluh Indah.
Kepala Satpol PP Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Bawa Nendra didampingi Kepala Bidang Trantibum, Anak Agung Ngurah Gede Yudie Asmara menjelaskan bahwa tindakan ini murni dilakukan untuk menegakkan peraturan daerah (perda). Langkah ini sekaligus menjadi bukti komitmen dalam menjaga wajah kota agar tetap asri dan tertata.
“Penertiban ini dilakukan terhadap berbagai media promosi yang dipasang pada fasilitas umum tanpa memperhatikan ketentuan yang berlaku. Selain untuk menjaga ketertiban umum, kegiatan ini juga bertujuan menciptakan lingkungan kota yang lebih rapi, bersih, dan indah,” ujarnya.
Dari penyisiran yang dilakukan sepanjang hari tersebut, petugas berhasil menurunkan total 139 media promosi yang dinilai melanggar aturan. Rincian barang bukti yang diamankan meliputi 52 lembar pamflet, 40 buah banner, 46 helai spanduk, serta 1 buah papan nama.
Menyikapi temuan ini, Satpol PP mengimbau seluruh lapisan masyarakat, pelaku usaha, hingga pihak penyelenggara acara (EO) agar lebih tertib dan bijak dalam memasang media promosi. Pemasangan iklan wajib mengikuti regulasi yang berlaku dan dilarang keras memanfaatkan fasilitas umum secara sembarangan demi keberlanjutan keindahan Kota Denpasar.
Bawa Nendra menegaskan bahwa operasi serupa akan menjadi agenda rutin demi mewujudkan Denpasar yang tertib, aman, nyaman, dan tetap berwawasan budaya. ”Mari bersama kita wujudkan Denpasar yang tertib, indah dan bersih,” pungkasnya. (BC18)


















