Empat Hari Terdampak Perang Iran, 35 Jadwal Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Dibatalkan

0
11
Perang Iran Bandara Ngurah Rai
Pintu keberangkatan internasional Bandara Ngurah Rai. (ist)

balibercerita.com –
Sejak Sabtu (28/2) hingga Rabu (4/3) pukul 13.00 Wita, sebanyak 35 jadwal penerbangan internasional di Bandara Ngurah Rai mengalami pembatalan akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat. Jumlah tersebut terdiri atas 20 penerbangan keberangkatan dan 15 penerbangan kedatangan.

Communication and Legal Division Head PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi menyampaikan bahwa situasi tersebut terus dipantau secara intensif oleh manajemen bandara. “Sehubungan dengan penutupan ruang udara di sejumlah negara, hingga Rabu (4/3) pukul 13.00 Wita, terdapat total 35 jadwal penerbangan rute internasional yang mengalami pembatalan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali,” ujarnya.

Pembatalan keberangkatan terjadi pada penerbangan rute Denpasar (DPS) menuju Dubai, Abu Dhabi, dan Doha yang dioperasikan oleh Emirates, Etihad Airways, dan Qatar Airways dalam periode 28 Februari hingga 4 Maret. Pada 28 Februari, penerbangan yang dibatalkan meliputi Emirates EK369 (STD 19.50 WITA) rute Denpasar–Dubai, Etihad Airways EY477 (STD 18.45 WITA) rute Denpasar–Abu Dhabi, serta Qatar Airways QR963 (STD 18.50 WITA) rute Denpasar–Doha.

Baca Juga:   Pelantikan Pengurus DPW ILDI Kabupaten Badung Periode 2025-2029

Memasuki 1 Maret, pembatalan terjadi pada Qatar Airways QR961 (STD 00.30 WITA) rute Denpasar–Doha, Emirates EK399 (STD 00.25 WITA) rute Denpasar–Dubai, Emirates EK369 (STD 19.50 WITA), Etihad Airways EY477 (STD 18.45 WITA), serta Qatar Airways QR963 (STD 18.50 WITA). Pada 2 Maret, pembatalan meliputi Qatar Airways QR961 (STD 00.30 WITA), Emirates EK399 (STD 00.25 WITA), Etihad Airways EY477 (STD 18.45 WITA) yang tercatat dua kali, serta Qatar Airways QR963 (STD 20.30 WITA).

Selanjutnya pada 3 Maret, pembatalan kembali terjadi pada Qatar Airways QR961 (STD 00.30 WITA), Emirates EK399 (STD 00.25 WITA), Etihad Airways EY477 (STD 18.45 WITA) yang kembali tercatat dua kali, serta Qatar Airways QR963 (STD 20.30 WITA). Sementara pada 4 Maret, pembatalan terjadi pada Qatar Airways QR961 (STD 00.30 WITA) dan Emirates EK399 (STD 00.25 WITA).

Baca Juga:   Gubernur Koster Minta Perbekel “Jengah” Kelola Sampah Berbasis Sumber

Untuk penerbangan kedatangan dari Timur Tengah menuju Denpasar dalam periode 1 hingga 3 Maret, pembatalan meliputi Etihad EY476 (STA 11.35 WITA), Emirates EK368 (STA 16.30 WITA), Emirates EK398 (STA 22.20 WITA), Qatar Airways QR962 (STA 17.20 WITA), serta Qatar Airways QR960 (STA 22.50 WITA) pada 1 Maret.

Pola pembatalan serupa juga terjadi pada 2 dan 3 Maret, masing-masing pada penerbangan Emirates EK368 dan EK398 dari Dubai, Etihad EY476 dari Abu Dhabi, serta Qatar Airways QR962 dan QR960 dari Doha menuju Denpasar.

Meski terdapat puluhan pembatalan, operasional penerbangan dan pelayanan kebandarudaraan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dipastikan tetap berjalan normal dan optimal. “Namun demikian, dapat kami sampaikan bahwa operasional penerbangan dan pelayanan kebandarudaraan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali secara umum tetap berjalan dengan normal dan optimal,” tegas Gede Eka.

Baca Juga:   HUT ke-79 RI, Mayjen TNI Bambang Trisnohadi Resmikan Praja Rakcaka Shooting Range

Ia menambahkan, manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) terus melakukan pemantauan situasi ruang udara di kawasan Timur Tengah dan berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk maskapai serta AirNav Indonesia. “Kami secara berkesinambungan melakukan pemantauan situasi ruang udara di kawasan Timur Tengah, berkoordinasi dengan maskapai untuk pembaruan jadwal serta penanganan calon penumpang, juga dengan AirNav Indonesia dan aparatur keamanan guna mengantisipasi situasi di bandara,” jelasnya.

Berdasarkan data maskapai, jumlah calon penumpang keberangkatan yang terdampak mencapai 5.905 orang. Penanganan terhadap seluruh penumpang dilakukan sesuai kebijakan masing-masing maskapai. Sebagai langkah antisipatif, bandara telah menyiapkan pengaturan parking stand bagi lima pesawat dari tiga maskapai terdampak. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini