Bupati dan Wabup Badung Genjot Potensi Kopi di Agro Techno Park Petang

0
2
Agro Techno Park
Bupati Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta saat meninjau kawasan Badung Agro Techno Park di Desa Belok Sidan, Petang, Jumat (19/6). (ist)

balibercerita.com –
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta meninjau Kawasan Badung Agro Techno Park (ATP), Banjar Belok, Desa Belok Sidan, Petang, Jumat (19/6). Kunjungan dalam rangka pengendalian inflasi ini dirangkaikan dengan penanaman demplot bawang merah dan bawang putih, serta panen kopi petik merah.

Bupati Adi Arnawa menyampaikan, kunjungan ini bertujuan memetakan peningkatan kapasitas ATP sekaligus membangkitkan sentra kopi berkualitas. “Ini adalah salah satu langkah edukasi untuk memotivasi masyarakat tetap bertani, karena petani punya prospek bagus. Apalagi Badung memiliki market sangat strategis dengan adanya industri pariwisata. Karena itulah saya datang ingin mengevaluasi perkembangan proses pembibitan, penanaman, termasuk petiknya dari kopi yang dibudidayakan di sini. Sekaligus mungkin kita langsung ke tata niaganya ke depan,” ujarnya.

Baca Juga:   Bermula dari Warung Kecil, Agen BRILink Ini Kini Layani Seratusan Transaksi Per Hari

Pemkab Badung juga berencana menambah destinasi berbasis agro pariwisata di kawasan Badung Utara demi menjaga lahan pertanian dan memenuhi kebutuhan pangan. Sebagai embrio destinasi baru, wahana petualangan ATV (all-terrain vehicle) akan ditambahkan di kawasan ATP tersebut.

“Mudah-mudahan nanti saya buat kegiatan lanjutan di sini. Ada beberapa kawasan akan kita perbaiki sehingga benar-benar menjadi destinasi. Sehingga orang datang tidak hanya melihat kopi dan view-nya, tetapi juga menikmati destinasi ATV di sini. Ujungnya, semua dalam rangka pengendalian inflasi di Badung. Kalau kopi di sini tepat, untuk komoditi pangan lain, misalnya bawang merah, bawang putih, di tempat lain kita buat sentra-sentra khusus,” tambahnya

Baca Juga:   Disdikpora Badung Ajak Generasi Muda Melek Bisnis Lewat Pelatihan Wirausaha Pemula 2026

Sementara itu, Kadis Pertanian dan Pangan Badung, AA Ngurah Raka Sukadana melaporkan, kawasan ATP seluas 14,87 hektare ini dibentuk sebagai pusat penerapan teknologi pertanian. Komoditas utamanya adalah kopi arabika dengan menerapkan prinsip good agriculture practice (GAP).

“Salah satu upaya penerapan teknologi pada budi daya kopi adalah kerja sama Dinas Pertanian dan Pangan Badung dengan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia tahun 2023 hingga 2025 meliputi pendampingan teknis dan pengolahan kopi. Selain itu, kawasan Badung Agro Techno Park melaksanakan program Siduta (Siswa Edukasi Wisata) agar siswa mengenal budi daya kopi. Sejumlah lembaga pendidikan dari tingkat SMP, SMA, hingga perguruan tinggi telah berkunjung ke ATP,” jelasnya.

Baca Juga:   Perumdam Tirta Mangutama Minta Ruang Utilitas di Jalur JLS, Antisipasi Pengembangan Jaringan Air Bersih

Turut hadir dalam acara ini, Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti, anggota DPRD Badung yakni Bima Nata dan I Putu Dendy Astra Wijaya, Forkopimda Badung, Sekda Surya Suamba beserta OPD terkait di lingkup Pemkab Badung, para ketua organisasi wanita, serta camat se-Kabupaten Badung. (adv)