Beranda Umum BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Sejumlah Pesisir Bali

BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Sejumlah Pesisir Bali

0
Banjir rob
Aktivitas nelayan di Pantai Kuta. (ist)

balibercerita.com –
Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Bali mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir (rob) yang diperkirakan terjadi pada 7–11 Oktober 2025. Peringatan ini berkaitan dengan adanya fenomena fase Perigee pada 7 Oktober dan Bulan Baru yang berlangsung di rentang waktu tersebut.

Baca Juga:   Semester I 2025, Mobilitas Wisatawan dan Masyarakat Lokal di Tol Bali Mandara Naik 12 Persen

Kepala BBMKG Wilayah III Bali, Cahyo Nugroho menjelaskan bahwa fenomena ini berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum di beberapa wilayah pesisir Bali. “Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, yaitu pesisir Gianyar, pesisir Kuta, pesisir Tabanan, pesisir Klungkung, dan pesisir Karangasem,” jelasnya, Rabu (1/10).

Baca Juga:   Polemik Bali Silent Disco di Canggu, Gubernur Koster Tegaskan WNI Turut Terlibat

Menurut Cahyo, potensi banjir rob di tiap wilayah memiliki waktu kejadian berbeda, baik dari sisi hari maupun jam. Dampak yang ditimbulkan dapat mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar pesisir, seperti bongkar muat di pelabuhan, kegiatan permukiman di tepi pantai, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.

Baca Juga:   Bupati dan Wabup Badung Tinjau Proyek Jalan Lingkar Barat, Percepat Solusi Kemacetan Badung Selatan dan Tengah

Masyarakat pesisir diminta untuk tetap waspada dan menyiapkan langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya pasang maksimum air laut. “Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan informasi terbaru dari BMKG, khususnya update cuaca maritim dari BBMKG Wilayah III Bali,” tambah Cahyo. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini