Bali Masih Jadi Destinasi Wisata Favorit Wisatawan Tiongkok

0
239
Tiongkok
Penyambutan kedatangan wisatawan Tiongkok perdana ke Bali setelah pandemi. (ist)

Mangupura, balibercerita.com – 

Bali masih menjadi salah satu tujuan wisata favorit masyarakat Tiongkok. Hal itu dibuktikan datangnya ratusan wisatawan negara tirai bambu ke Bali pada Minggu (22/1), dengan menggunakan pesawat charter Lion Air JT2648. Ini menjadi momen sangat spesial, karena kedatangan mereka bertepatan dengan Tahun Baru Imlek 2574 Kongzili.

Penerbangan langsung dari dan ke Shenzhen ini menjadi rute Tiongkok pertama di Bali, setelah sempat terhenti karena pembatasan saat pandemi Covid-19. Pada seremonial kedatangan ini, sebanyak 210 orang penumpang diberikan pengalungan bunga dan disuguhkan pertunjukan barongsai. 

Hadir menyambut kedatangan wisatawan Tiongkok, Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf RI, Direktur Bidang Pemasaran Asia Pasifik, Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Consulat General China di Bali, General Manager PT Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai, Plh. Kepala Kantor Wilayah IV Otoritas Bandara, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Direktur Lion Air, Ketua Bali Tourism Board, Wakil Ketua ASITA Bali dan Direktur Indonesia Tourism Confucius Institute (TCI) Universitas Udayana.

Baca Juga:   Sensasi Kemping di Bukit Cemara Yeh Kori

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Handy Heryudhitiawan menerangkan, pada kedatangan perdana penerbangan rute dari Shenzhen langsung ini, jumlah penumpang terisi penuh. Sebanyak 210 penumpang tiba di Bandara Ngurah Rai pukul 10.38 Wita, dengan menggunakan pesawat Lion Air Boeing 737-900. 

Pihaknya berharap, dengan adanya penerbangan ini dapat menjadi pemicu untuk maskapai lainnya membuka rute potensial ke Bandara Ngurah Rai. “Pada tahun 2022 yang lalu, capaian penumpang yang kami layani sebanyak 12.522.400, tentunya kami optimis terhadap capaian tersebut dapat lebih meningkat lagi, dengan didukung adanya penerbangan langsung Shenzhen-Denpasar,” ucapnya.

Berdasarkan catatan pihaknya, pada tahun 2019 penumpang Tiongkok peringkat kedua penumpang terbanyak dengan 1.186.057 penumpang. Sementara, penumpang internasional terbanyak menuju ke Pulau Bali berasal dari Australia dengan 1.241.128 penumpang, dan 374.045 penumpang India pada posisi ketiga. Catatan ini menjadi acuan wisatawan Tiongkok akan memberikan dampak signifikan terhadap pemulihan sektor aviasi dan turunannya.

Baca Juga:   Pendaftaran Volunteer MotoGP Mandalika 2025 Dibuka

Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan, kedatangan wisatawan dari Tiongkok merupakan suatu capaian luar biasa. Pada tanggal 16 November 2022 atau saat melepas Presiden China pada kegiatan G20, sempat disampaikan agar berkenan membuka dan memberikan izin kunjungan wisatawan Tiongkok ke Bali. Diharapkan dengan momentum tersebut dapat tercapai target 4,5 juta kedatangan wisman ke Bali.

Sementara, Deputi Pemasaran Kemenparekraf RI, Made Ayu Marthini menyampaikan bahwa di tahun 2023 pihaknya mentarget sebanyak 280 ribu penumpang dari Tiongkok akan masuk ke Bali. Namun kemungkinan hap itu akan melebihi dari target tersebut.

Baca Juga:   Slank Bawakan Single Baru di Bali, Kejutan HUT ke-42 Menuju Album ke-26

Konsulat Jenderal Tiongkok untuk Bali, Zhu Xinglong memberikan ucapan terima kasih atas acara penyambutan yang diberikan. Hal ini menunjukkan upaya penuh pemerintah dan harapan besar dari masyarakat Bali atas kedatangan wisatawan Tiongkok ke Bali. Pada tanggal 20 Januari 2023 Pemerintah Tiongkok menyampaikan pembukaan border, dan penerbangan perdana ke Bali merupakan 

perjalanan percontohan bagi pemerintah China. Pemerintah Tiongkok akan memperdalam kerja sama dalam bidang pariwisata dan mendukung pemerintah Bali untuk menumbuhkan ekonomi Bali. 

Kakanim Ngurah Rai, Sugito mengatakan, seluruh penumpang charter flight dari Shenzhen China ke Denpasar diberikan izin masuk dengan visa kunjungan saat kedatangan (VKSK) atau visa on arrival (VoA). Melalui kedatangan charter flight ini dan mulai banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Bali, diharapkan dapat membantu perekonomian Bali untuk segera pulih kembali. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini