Bali Diharapkan Jadi Hub Internasional Film dan Sineas Indonesia

Bali
Ahmad Mahendra (tengah) bersama tim BaliMakarya 2022. (ist)

Mangupura, balibercerita.com –

Sebagai daya tarik pariwisata internasional yang memiliki daya tarik alam dan kebudayaan, Bali sering dijadikan objek syuting film internasional. Hal ini diharapkan dapat menjadikan Bali sebagai hub bagi industri perfilman tanah air untuk berkiprah di dunia internasional. 

Lahirnya BaliMakarya Film Festival diharapkan mampu merealisasikan cita-cita itu, yang sekaligus diharapkan dapat menjadi wadah bagi komunitas atau sineas perfilman di Bali dalam mengembangkan diri. Direktur Perfilman, Musik dan Media Kemendikbudristek, Ahmad Mahendra menerangkan, BaliMakarya Film Festival memiliki 2 tujuan dalam memajukan industri film tanah air. 

Baca Juga:   Kesan Mewah Dengan Fitur Canggih Dalam The New Mazda CX 5 

Pertama, menjadikan Bali sebagai hub untuk perfilman internasional di asia pasifik. Kedua, sebagai wadah bagi komunitas yang ada di Bali untuk terlibat di BaliMakarya Film Festival (inklusif). Dengan demikian, inklusivitas perfilman nantinya dapat terjadi, baik terhadap keseluruhan gender, disabilitas, juga kepada komunitas yang terlibat. 

“BaliMakarya ini kita dukung dan kita harap dapat menjadi hub untuk industri perfilman kita berkancah di internasional. Sebab nama Bali ini sudah sangat familiar dengan wisatawan. Apalagi film kita juga lagi bagus-bagusnya. Momen ini yang kita harapkan sehingga Indonesia bisa menjadi hub di Asia tenggara melalui Bali,” sebutnya. 

Baca Juga:   Tampil dengan Formasi Terbaru, Yovie and Nuno Disambut Histeria Penonton

Dirinya berharap agar BaliMakarya film festival dapat semakin besar sehingga dapat menjadi wadah bagi pemangku film di Indonesia sharing dengan sineas internasional. Ke depan, festival ini akan terus dievaluasi untuk melihat seberapa strategis peranannya dan bagaimana upaya memperkuat serta memaksimalkan potensi yang ada. 

Selaku fasilitator dan regulator, ia tidak akan langsung ikut campur. Ia menyerahkan hal itu kepada tim panitia terlebih dahulu untuk nantinya dievaluasi bersama. “Perlakuan ini sama seperti festival film lainnya yang di-support Kemendikbudristek dan selalu diposisikan agar tidak saling menumpuk,” jelasnya.

Baca Juga:   Tingkat Keselamatan E-hang 216 Diklaim Lebih Tinggi Dibanding Helikopter

Selama ini Kemendikbudristek juga ikut mendukung pemenang festival film di Indonesia dapat berkompetisi di sejumlah festival di luar negeri. Pihaknya juga memiliki program marching fun. Bagi mereka yang sekarang mendapatkan undangan dari luar negeri, mereka bisa mengajukan dukungan produksi dari Kemendikbudristek. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini