Beranda Umum Antisipasi Perusakan Ogoh-ogoh, Sekda Badung Minta Masyarakat Aktifkan Siskamling

Antisipasi Perusakan Ogoh-ogoh, Sekda Badung Minta Masyarakat Aktifkan Siskamling

0
Ogoh-ogoh
Sekda Badung Wayan Adi Arnawa mengunjungi sekaa teruna yang ogoh-ogohnya dibakar oknum tidak bertanggung jawab. (ist)

Mangupura, balibercerita.com –

Pascakejadian ogoh-ogoh milik Sekaa Teruna Banjar Buana Asri dan Banjar Bumi Mekar Sari Dalung Permai hangus dibakar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, pada Minggu (3/3), Sekda Badung Wayan Adi Arnawa turun langsung ke lokasi kejadian untuk memberikan support sekaligus mengajak anggota sekaa teruna agar tetap semangat dan fokus menyambut tahapan hari raya Nyepi Saka 1946. Terlebih, Nyepi tahun ini terasa spesial karena hari Pangerupukan (Tawur Kesanga) bertepatan dengan hari raya Kuningan.

Baca Juga:   Suhu Udara di Kintamani Mencapai 11 Derajat Celcius, BMKG: Fenomena Lazim yang Masuk Lebih Awal

Pada kesempatan itu, Wayan Adi Arnawa secara pribadi memberikan dana motivasi masing-masing sebesar Rp5 juta untuk Sekaa Teruna Banjar Buana Asri dan Banjar Bumi Mekar Sari. Turut hadir, Camat Kuta Utara Putu Eka Parmana, Lurah Kerobokan Kaja, serta jajaran perangkat Desa Dalung

Untuk mengantisipasi agar kejadian seperti ini tidak terulang di kemudian hari, Sekda Adi Arnawa mengajak masyarakat setempat untuk mengaktifkan siskamling (sistem keamanan lingkungan), memasang CCTV di area-area publik, serta mengaktifkan kembali patroli hansip. Menurutnya, keamanan lingkungan dalam suatu wilayah merupakan aspek yang penting untuk menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat. Dalam lingkungan yang aman, warga dapat menjalani kehidupan mereka tanpa rasa khawatir akan tindakan kriminal atau gangguan keamanan lainnya.

Baca Juga:   Nataru, Arus Lalin Jalan Tol Bali Mandara Diperkirakan Naik 35,89 Persen

“Siskamling telah terbukti menjadi solusi efektif untuk mencapai tujuan ini. Siskamling juga memberikan banyak manfaat untuk warga, seperti meningkatkan rasa aman dan nyaman, mencegah tindakan kriminal seperti pencurian, perampokan, atau vandalisme. Mendorong rasa solidaritas dan kebersamaan antar warga, membantu pemerintah desa dalam menjaga ketertiban dan keamanan wilayah, serta menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan masing-masing,” ujarnya. (BC13)

Baca Juga:   Pos SAR Jembrana Diusulkan Naik Kelas, Ini Alasannya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini