Beranda Umum Jukung Mati Mesin di Tengah Perairan Benoa, Empat Orang Dievakuasi Tim SAR

Jukung Mati Mesin di Tengah Perairan Benoa, Empat Orang Dievakuasi Tim SAR

0
Jukung mati di Benoa
Evakuasi korban oleh tim SAR gabungan. (ist)

balibercerita.com –
Empat orang sempat terombang-ambing di tengah perairan Benoa setelah jukung yang mereka tumpangi mengalami mati mesin akibat kehabisan bahan bakar minyak (BBM), Senin (14/9) sore. Khawatir jukung semakin terbawa arus dan menjauh dari daratan, mereka pun meminta bantuan untuk dievakuasi.

Laporan kejadian tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 15.50 Wita. Salah seorang korban, Aca melaporkan jukung yang mereka sewa mengalami mati mesin saat berada di tengah laut. Selain Aca, tiga korban lainnya yakni Zwa (30), Ketut (28), dan Dedek (35).

Baca Juga:   Tanjakan Goa Gong Rawan Kecelakaan, Badung Targetkan Jalur Alternatif Mulai Dibangun 2026

“Laporannya kami terima pada pukul 15.50 Wita dari salah seorang korban atas nama Aca, bahwa jukung yang mereka sewa mengalami mati mesin akibat kehabisan BBM dan berada di tengah laut,” kata Kasi Operasi dan Siaga SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Wayan Juni Antara.

Baca Juga:   Kasus Komunitas Lari Canggu Viral, Dispar Badung Minta Seluruh Kegiatan Patuhi Regulasi

Merespons laporan tersebut, tim SAR mengerahkan rigid inflatable boat (RIB) 02 Denpasar dengan tiga personel menuju lokasi jukung. Tim bergerak dari Pelabuhan Benoa sekitar pukul 16.10 Wita. Sekitar 25 menit kemudian, tim SAR berhasil menemukan jukung yang mengalami mati mesin tersebut.

Mengingat ukuran jukung yang relatif kecil dan jaraknya tidak terlalu jauh dari Pelabuhan Benoa, tim memutuskan mengevakuasi dengan cara menarik jukung menuju daratan. “Mempertimbangkan dari ukuran jukung yang kecil dan jarak yang tidak terlalu jauh, kami putuskan untuk menarik jukung hingga menuju ke Dermaga Pasir Pelabuhan Benoa,” imbuhnya.

Baca Juga:   Garuda Indonesia Tambah Frekuensi Penerbangan ke Australia

Proses evakuasi berlangsung lancar. Sekitar pukul 17.30 Wita, keempat korban bersama jukung berhasil tiba di Dermaga Pasiran Pelabuhan Benoa. Seluruh korban dipastikan dalam kondisi sehat dan selamat. (BC5)