Gemarikan Badung Tak Hanya Cegah Stunting, Tapi Juga Serap Produk Perikanan Lokal

0
1
Gemarikan
Program Gemarikan tidak hanya membantu pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga membantu pemasaran ikan di Badung. (ist)

balibercerita.com –
Program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Kabupaten Badung tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi masyarakat. Program ini juga menjadi pasar bagi pembudidaya maupun pengolah ikan lokal.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Nyoman Suardana, S.Sos., M.M., mengatakan, bahan baku paket olahan ikan dalam program Gemarikan berasal dari pembudidaya dan pengolah lokal yakni Kelompok Ikan Tunjung Putih yang juga berkolaborasi dengan kelompok pembudidaya di Kabupaten Badung guna pemenuhan bahan baku. “Sehingga program ini juga turut mendukung sektor perikanan lokal,” kata Suardana pada Kamis (20/8).

Baca Juga:   OJK Nilai Kinerja BPD Mampu Bersaing di Industri Perbankan Nasional

Paket Gemarikan tersebut berisi ikan nila, ikan lele, hingga abon tuna yang siap dikonsumsi. Hasil budi daya dan olahan masyarakat lokal tersebut kemudian disalurkan sebagai bagian dari program pemenuhan gizi dan pencegahan stunting.

“Tahun ini, Pemkab Badung menargetkan penyaluran 2.000 paket olahan ikan untuk pencegahan stunting. Paket tersebut dibagikan dalam 10 tahap di 10 desa sasaran, dengan masing-masing desa mendapat 200 paket. Secara khusus paket ini diberikan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” sambung Suardana.

Baca Juga:   Bali Siap Jadi Lokasi Pusat Finansial Internasional, Ajus Linggih Minta Lokasi Digeser ke Luar Bali Selatan

Selain itu, pihaknya juga rutin menyalurkan 350 paket olahan ikan setiap bulan. Sasarannya balita yang membutuhkan peningkatan status gizi atau berpotensi mengalami stunting. “Jika digabung dengan berbagai kegiatan distribusi lainnya sepanjang 2026, total paket olahan ikan yang akan disalurkan kepada masyarakat Badung mencapai 6.200 paket,” jelasnya.

Baca Juga:   BRI Perkuat Layanan Pensiunan Lewat Program Apresiasi dan Dukungan bagi UMKM Lokal

Dengan skema tersebut, Gemarikan tidak hanya menjadi program pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga membuka ruang bagi hasil budidaya dan olahan ikan lokal untuk terserap. Pembudidaya dan pengolah ikan Badung pun ikut mendapat manfaat dari program pemerintah tersebut. (adv)