Paskibraka Badung Diperkuat Siswa Berdarah Prancis dari SMA Taman Rama Jimbaran

0
9
Paskibraka Badung
Elron Viknaron Triyu. (ist)

balibercerita.com –
Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung tahun ini memiliki warna tersendiri. Dari 70 anggota yang terpilih, salah satunya merupakan siswa berdarah Prancis yakni Elron Viknaron Triyu dari SMA Taman Rama Jimbaran.

Siswa kelas XI IPS yang lahir pada 23 Januari 2009 itu mengaku awalnya tidak pernah berencana mengikuti Paskibraka. Keputusannya berawal dari ajakan kakak kelas yang mendorongnya mencoba mengikuti proses seleksi.

“Awalnya saya diajak senior ikut Paskibraka. Setelah mendengar banyak manfaatnya, seperti menjadi lebih disiplin, lebih teratur, dan mengubah pola hidup menjadi lebih baik, saya akhirnya memutuskan ikut seleksi,” ujar Elron saat ditemui di halaman Puspem Badung pada Kamis (30/7).

Baca Juga:   Horeka di Bali Didesak Terapkan Green Hospitality

Lolos sebagai anggota Paskibraka Kabupaten Badung memberikan pengalaman baru bagi Elron. Menurutnya, berbagai latihan yang dijalani tidak hanya meningkatkan kemampuan baris-berbaris, tetapi juga membentuk karakter, rasa tanggung jawab, serta jiwa kepemimpinan.

Pengalaman tersebut bahkan mengubah pandangannya mengenai cita-cita di masa depan. Sebelum bergabung dengan Paskibraka, putra pertama pasangan Gary Mc William Prioux dan Yeni Yuliana itu mengaku tidak memiliki keinginan menjadi anggota TNI maupun Polri. Namun, setelah menjalani pembinaan, ia mulai tertarik untuk mengabdikan diri melalui institusi kepolisian.

“Kalau sebelumnya tidak ada keinginan menjadi tentara atau polisi. Tapi setelah mengenal Paskibraka, saya jadi cukup tertarik bergabung dengan Polri,” ungkap Elron yang memiliki tinggi badan 170 cm ini.

Baca Juga:   Siswa SD Negeri 1 Banjar Jawa Dapat Bantuan 100 Paket Media Edukasi 

Kakak dari Maoni Vigneron Prioux tersebut menilai Paskibraka menjadi langkah awal dalam membentuk mental dan kedisiplinan sebagai bekal meraih cita-citanya. Ia juga berharap kesempatan mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi pengalaman yang akan selalu dikenang. “Saya sangat senang dan bangga karena bisa lolos Paskibraka kali ini. Tentu ini pengalaman berharga,” ucap Elron.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Badung, Ida Bagus Putu Mas Arimbawa menjelaskan bahwa seleksi Paskibraka dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari pemeriksaan administrasi, tes wawasan kebangsaan, tes intelegensi umum (TIU), kesehatan, jasmani, rohani, hingga tahapan lainnya.

Dari total 377 peserta yang mendaftar, hanya 70 siswa yang dinyatakan lolos dan kini menjalani pemusatan latihan di lapangan utama Puspem Badung. “Dari 377 pendaftar akhirnya terpilih 70 orang. Mereka adalah yang terbaik karena telah melewati proses seleksi yang sangat ketat,” ujar Mas Arimbawa.

Baca Juga:   25 Delegasi KTT G20 dari 10 Negara Tiba di Bali

Ia menambahkan, komposisi anggota Paskibraka Badung tahun ini juga mencerminkan keberagaman. Salah satu anggotanya merupakan siswa yang memiliki ayah berkewarganegaraan Prancis dan ibu asal Bali, sehingga menjadi potret semangat kebangsaan di tengah keberagaman latar belakang.

“Ini menjadi gambaran bahwa nilai-nilai kebangsaan tetap tumbuh kuat di tengah keberagaman. Kasus seperti ini jarang terjadi dan menjadi warna tersendiri bagi Paskibraka Badung tahun ini,” paparnya. (BC9)