balibercerita.com –
Suasana liburan sekolah tahun ini menjadi pengalaman yang berbeda bagi puluhan siswa SD Negeri No. 4 Tuban. Tidak sekadar menghabiskan waktu bermain, mereka diajak mengenal lebih dekat dunia kebandarudaraan melalui program Airport Edu Tour yang digelar Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali bekerja sama dengan UNICEF Indonesia pada Kamis (25/6) lalu.
Sebanyak 20 siswa mengikuti kegiatan edukatif yang menjadi bagian dari rangkaian festive event School Holiday 2026 bertajuk “Liburan Nyaman Penuh Makna”. Melalui program ini, anak-anak diajak merasakan langsung pengalaman berada di balik operasional bandara, mulai dari proses keberangkatan hingga kedatangan penumpang.
Dengan penuh antusias, para peserta berinteraksi langsung dengan petugas Customer Service dan Airport Security. Mereka belajar mengenai prosedur pemeriksaan keamanan, aturan keselamatan penerbangan, hingga mengenal berbagai fasilitas yang tersedia di terminal bandara.
Keceriaan semakin terasa saat para siswa mendapatkan kejutan berupa suvenir yang diletakkan di atas conveyor belt, menghadirkan sensasi layaknya mengambil bagasi setelah penerbangan.
General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati mengatakan bahwa Airport Edu Tour merupakan salah satu upaya menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus memperkenalkan peran strategis bandara kepada generasi muda.
“Pada periode liburan sekolah ini, kami membuka wadah bagi anak-anak untuk mengisi waktu liburnya dengan kegiatan yang bermanfaat sekaligus edukatif melalui Airport Edu Tour. Kegiatan ini juga merupakan bentuk komitmen kami untuk memberikan pelayanan sepenuh hati kepada masyarakat di tengah momen libur sekolah,” ujarnya.
Menurut Nugroho, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada anak-anak bahwa bandara bukan hanya tempat pesawat lepas landas dan mendarat, tetapi juga ekosistem yang mengutamakan keselamatan, keamanan, dan pelayanan.
“Kami berharap siswa-siswi peserta Airport Edu Tour tidak hanya mengenal bandara sebagai tempat naik dan turun pesawat, tetapi juga memahami pentingnya budaya keselamatan, keamanan, pelayanan, serta peran setiap pihak dalam menciptakan perjalanan udara yang aman, selamat, dan nyaman,” tambahnya.
Melalui kolaborasi bersama UNICEF Indonesia dan SD Negeri No. 4 Tuban, Bandara I Gusti Ngurah Rai berharap program Airport Edu Tour dapat terus menghadirkan pengalaman edukatif yang berkesan sekaligus menumbuhkan pemahaman masyarakat tentang fungsi bandara dan peran petugas penerbangan sejak usia dini.
“Kami turut menyampaikan apresiasi kepada UNICEF Indonesia dan juga kepada SDN No. 4 Tuban sehingga kegiatan bernilai sangat positif seperti ini dapat terselenggara dengan sangat baik,” pungkas Nugroho Jati.
Apresiasi juga datang dari Kepala SD Negeri No. 4 Tuban, Nyoman Sudarsana. Menurutnya, kegiatan ini memberikan wawasan baru bagi para siswa sekaligus menjadi alternatif positif untuk mengisi masa liburan sekolah. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan edukasi kepada siswa bagaimana tata cara keberangkatan dan kedatangan sehingga ke depannya mereka bisa lebih siap dan paham tentang aturan ketika berada di bandara,” katanya.
Bagi para siswa, pengalaman tersebut menjadi momen yang tak terlupakan. Salah satunya dirasakan Alif, siswa kelas 3 SD Negeri No. 4 Tuban, yang mengaku sangat senang bisa belajar langsung di lingkungan bandara.
“Seru kegiatannya karena kita belajar cara masuk di bandara, terus bisa foto sama pesawat juga. Aku juga belajar barang-barang apa aja yang nggak boleh dibawa masuk ke bandara, jadi besok kalau ke bandara lagi sudah tahu,” ungkap Alif dengan antusias. (BC5)


















