Terseret Arus Saat Melukat di Pantai Masceti, Martiningsih Ditemukan Meninggal Dunia

0
3
Pantai Masceti
Petugas Basarnas saat melakukan pencarian korban. (ist)

balibercerita.com –
Prosesi melukat yang semula berlangsung khusyuk di Pantai Masceti, Gianyar, berujung duka. Nyoman Murtiningsih (48), warga Banjar Palak, Kecamatan Sukawati, ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus saat berada di kawasan pantai tersebut pada Rabu (24/6).

Peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 10.35 Wita. Korban datang bersama suaminya ke Pantai Masceti untuk melaksanakan ritual melukat. Namun, saat sang suami meninggalkan korban sejenak untuk membeli minuman di warung sekitar pantai, korban diduga terseret arus laut yang cukup kuat hingga tenggelam.

Ketika kembali dan tidak menemukan istrinya di lokasi, suami korban langsung meminta bantuan warga sekitar. Informasi kejadian kemudian diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 11.20 Wita oleh pelapor bernama Ditya.

Baca Juga:   Badung Akan Bangkitkan Agro Techno Park

Menerima laporan tersebut, tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar segera bergerak menuju lokasi. Sebanyak empat personel dikerahkan menggunakan satu unit rigid inflatable boat (RIB) 02 Denpasar untuk melakukan pencarian melalui jalur laut.

Operasi pencarian dilakukan secara terpadu dengan melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan. Tim melakukan penyisiran di perairan sekitar lokasi kejadian, sementara personel lainnya menyisir sepanjang bibir Pantai Masceti guna memperluas area pencarian.

Baca Juga:   SK Ribuan P3K dan CPNS Diteken Bupati Badung

Upaya pencarian semakin diperkuat sekitar pukul 14.30 Wita dengan bergabungnya rubber boat Polri yang membawa lima personel, terdiri atas satu personel Polairud, dua personel Brimob, dan dua personel Balawista.

Kerja keras tim gabungan akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 15.00 Wita, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan sekitar 200 meter ke arah barat dari titik awal kejadian. “Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan pada posisi sekitar 200 meter ke arah barat dari lokasi kejadian,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya.

Baca Juga:   Mendagri Ingatkan Antibodi Untuk Menetralisir Virus, Untuk Mencegah Tetap 3 M

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans PMI Gianyar dan dibawa ke RSUD Sanjiwani Gianyar untuk penanganan lebih lanjut. Sidakarya menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama di lokasi yang dikenal memiliki karakteristik arus laut yang kuat. “kami mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai dan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar demi keselamatan bersama,” tegasnya. (BC5)