Terjebak Pasang Laut di Padang-padang, Dua WNA Dievakuasi Tim SAR

0
3
Pantai Padang-padang
Proses evakuasi yang dilaksanakan tim SAR gabungan. (ist)

balibercerita.com –
Dua wisatawan asal Rusia yang sempat terjebak di tebing kawasan Pantai Padang-padang, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, akhirnya berhasil diselamatkan oleh tim SAR gabungan setelah menjalani operasi evakuasi menegangkan pada Sabtu (30/5) malam, hingga Minggu (31/5) dini hari.

Peristiwa bermula sekitar pukul 17.00 Wita saat kedua WNA tersebut menyusuri area pantai. Tanpa menyadari kondisi air laut yang terus pasang, jalur yang mereka lalui perlahan tertutup air hingga keduanya tidak dapat kembali ke titik awal dan terjebak di area tebing.

Baca Juga:   FLOQ Hadirkan Mini Akademi Crypto, Permudah Masyarakat Belajar Aset Digital

Laporan mengenai kejadian itu diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 21.20 Wita dari seorang pelapor bernama Wedi. Korban diketahui bernama Shumskikh Ariadna Anatolievna (22) dan Kristia Kirill Eduardovich (23), warga negara Rusia.

Menerima laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar segera berkoordinasi dengan Balawista dan Polsek Kuta Selatan. Sebanyak tujuh personel rescue langsung diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 21.30 Wita.

Setibanya di Pantai Padang-padang sekitar pukul 22.05 Wita, tim langsung melakukan asesmen medan dan bergerak menuju titik koordinat yang dikirimkan. Sekitar satu jam kemudian, posisi kedua korban berhasil ditemukan. Namun proses evakuasi tidak bisa langsung dilakukan lantaran medan berupa tebing curam dan tajam, ditambah minimnya pencahayaan pada malam hari.

Baca Juga:   AP5i Hadapi Tekanan Tarif Ekspor, Fokus Garap Pasar Baru dan Domestik

Meski demikian, tim memastikan kedua korban berada di lokasi yang relatif aman, jauh dari jangkauan ombak, dan masih dapat berkomunikasi. Pemantauan terus dilakukan sembari tim mencari cara paling aman untuk menjangkau mereka.

Upaya penyelamatan akhirnya membuahkan hasil setelah tim SAR menerapkan teknik evakuasi ketinggian. Satu personel diturunkan menggunakan tali ke lokasi korban, sebelum kedua wisatawan tersebut dievakuasi satu per satu menuju area aman.

Baca Juga:   Pemkot Denpasar Gelar Pelatihan Inventarisasi Pohon

“Berdasarkan pertimbangan di lapangan, dengan memperhatikan keselamatan tim dan keselamatan korban, sekitar pukul dua dini hari korban berhasil kita evakuasi dalam keadaan selamat,” ujar Koordinator Lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Wahyu.

Operasi penyelamatan ini melibatkan tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polairud Polresta Denpasar, Balawista, serta dukungan rekan korban dan masyarakat setempat. (BC5)