Tips Jadi Dancer dari Ufa Sofura: Mulai dari Media Sosial hingga Berani Tampil di Panggung

0
146
Ufa Sofura
Ufa Sofura (kiri). (BC5)

balibercerita.com –
Dance kini tak lagi identik dengan panggung besar atau studio profesional. Di era sekarang, menari sudah menjadi bagian dari gaya hidup sebagai cara mengekspresikan diri, membangun kepercayaan diri, sekaligus menjaga energi positif. Dancer sekaligus Brand Ambassador adidas Indonesia, Ufa Sofura membagikan beberapa tips sederhana bagi siapa pun yang ingin memulai perjalanan sebagai dancer tanpa harus takut atau merasa terlambat.

Menurut Ufa, langkah pertama bukan soal teknik yang rumit, tapi keberanian. “Jangan malu, latihan saja dulu. Media sosial sekarang banyak konten untuk belajar basic movement. Dari situ kita mulai PD dan confidence,” katanya saat ditemui, Sabtu (20/12) malam, di Pantai Sanur.

Baca Juga:   Dari Kampus ke Mandalika, Mahasiswa PGTC Rasakan Energi Global Pertamina

Pemula bisa memulai dari gerakan ringan, mengikuti tutorial pendek, atau meniru koreografi yang sedang tren. Setelah merasa cukup nyaman dengan gerakan, Ufa menyarankan untuk bergabung dengan studio dance. Di studio, pelajarannya lebih terstruktur dan ada arahan langsung dari pelatih.

Studio juga menjadi tempat terbaik untuk menemukan genre yang cocok, apakah hip-hop, contemporary, popping, atau style lainnya. “Di studio kita bertemu circle baru yang suportif. Dari sana, peluang perform atau ikut kompetisi bisa terbuka,” ujarnya.

Baca Juga:   Boy Warongan: Dari Dosen ke Musisi, Menemukan Jiwa dalam Juang Angan

Salah satu pesan penting dari Ufa yani usia bukan alasan. Dance itu soal ekspresi dan proses. Banyak yang baru mulai di usia 30 hingga 40 tahun dan tetap berkembang pesat. Selama mau belajar dan konsisten, siapa pun bisa berkembang.

Menurut Ufa, pakaian dan sepatu yang tepat membantu tubuh bergerak lebih bebas. Pemilihan outfit teat akan membuat nyaman, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan diri dan lebih enjoy saat menari. Nyaman saat bergerak akan membuat latihan lebih menyenangkan dan performa lebih maksimal. Hal itu disesuaikan dengan style dan kebutuhan.

Baca Juga:   Deretan Artis GWK Bali Countdown 2025, The EX Band Apakah SO7?

Dengan akses tutorial yang mudah dan komunitas yang semakin besar, dance kini menjadi ruang ekspresi yang sangat inklusif. Menari tidak hanya soal skill, tetapi juga soal kondisi mental dan kebiasaan gaya hidup. Dance bisa jadi cara melepas lelah, menyalurkan kreativitas, hingga menemukan lingkungan baru yang positif. “Mulai dulu, nikmati prosesnya. Kalau ingin lebih serius, selalu ada jalan untuk berkembang,” (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini