balibercerita.com –
Usulan penambahan breakwater dari Desa Adat Kuta mendapat perhatian dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Saat meninjau proyek Bali Beach Conservation Project Phase II di Pantai Kuta, Senin (13/10), AHY menyampaikan bahwa pemerintah akan memetakan kebutuhan tambahan breakwater secara bertahap dan terencana.
“Ya, memang ini bertahap. Kita petakan dengan lengkap. Tentu kita tuntaskan apa yang sudah dikerjakan terlebih dahulu, sambil memastikan daerah lain yang memiliki kerentanan sama juga mendapatkan perhatian,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pesisir seperti breakwater memerlukan perencanaan matang, terutama dalam hal anggaran. Proyek semacam itu tentu tidak murah, sehingga harus benar-benar disiapkan dengan baik. Ia mengaku sudah sering berkoordinasi dan mendorong Kementerian Pekerjaan Umum serta seluruh stakeholders terkait untuk memastikan kelanjutannya.
Menurut AHY, pembangunan infrastruktur pesisir bukan hanya untuk mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan Bali sebagai destinasi wisata utama Indonesia. “Membangun infrastruktur itu tidak hanya soal ekonomi. Khususnya untuk Bali, kita harus jaga betul kelestarian alamnya. Karena Bali adalah andalan kita semua, terutama di sektor pariwisata,” tegasnya.
Apabila abrasi pantai tidak tertangani dengan baik, hal ini dapat menimbulkan kerugian luas, baik bagi masyarakat lokal maupun sektor pariwisata nasional. Baik menyangkut aktivitas masyarakat terganggu sektor ekonomi, pariwisata, bahkan UMKM. Karena itu, perhatian terhadap Bali harus dilakukan dengan serius dan berkelanjutan.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk terus hadir mendukung program perlindungan pesisir di Bali melalui sinergi lintas kementerian dan pemerintah daerah. “Pemerintah pusat akan terus hadir di Bali, bekerja sama dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, agar proyek-proyek semacam ini bisa benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (BC5)

















