balibercerita.com –
Partai Golkar Kabupaten Badung kini memiliki nakhoda baru. Melalui Musyawarah Daerah (Musda) XI yang digelar Rabu (8/10), Anak Agung Ngurah Ketut Agus Nadi Putra atau yang akrab disapa Turah Tut terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Badung. Ia menggantikan I Wayan Suyasa, yang memutuskan mundur dari pencalonan sebelum proses pemilihan berlangsung.
Turah Tut mengungkapkan, dirinya menjadi calon tunggal setelah Wayan Suyasa menyatakan mundur. Dengan demikian, ia ditetapkan secara aklamasi untuk memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut selama lima tahun ke depan.
Ia memberikan penghargaan terhadap kinerja Suyasa yang dinilai berhasil meningkatkan capaian politik Partai Golkar di Badung. Pada Pemilu 2024, jumlah kursi DPRD Badung yang diraih Golkar naik signifikan dari tujuh menjadi sebelas kursi.
Politisi asal Kerobokan ini menyadari bahwa tanggung jawab sebagai Ketua DPD Golkar Badung tidaklah ringan. Selain mempertahankan prestasi pendahulunya, ia juga bertekad membawa partai ke arah yang lebih solid dan maju. Turah Tut menegaskan pentingnya konsolidasi internal sebagai langkah awal menyusun program kerja.
“Kami ini tidak akan menerapkan one man show. Selalu apa langkah yang kita lakukan, kita akan melakukan secara bersama,” jelasnya.
Sementara itu, Wayan Suyasa dalam sambutannya menegaskan keputusannya untuk tidak melanjutkan pencalonan sebagai ketua dalam musda tersebut. Menurutnya, hal itu demi menjaga hal yang sudah digariskan, termasuk solidaritas dan kesolidan Partai Golkar di Badung.
Suyasa menambahkan, langkah tersebut diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap aspirasi pemilik suara yang menginginkan adanya penyegaran kepemimpinan. Mantan Wakil Ketua DPRD Badung itu berharap, di bawah kepemimpinan baru, DPD Partai Golkar Badung bisa semakin solid dan berprestasi lebih baik dibanding periode sebelumnya. (BC9)



















