balibercerita.com –
Kasus kehilangan water meter kembali terjadi di wilayah Desa Adat Pecatu. Sebanyak tiga unit meteran air dilaporkan hilang pada Kamis (26/3) dini hari di sejumlah titik yang berdekatan. Diduga peristiwa itu merupakan aksi pencurian, berkaca dari kejadian serupa yang sering terjadi.
Bendesa Adat Pecatu, I Made Sumerta menjelaskan bahwa pencurian terjadi di beberapa lokasi di kawasan Jalan Labuan Sait, tepatnya di pertigaan menuju Pura Wi Mukti, kemudian sekitar 120 meter dari titik pertama, serta di area Pura Beji.
Menurutnya, kehilangan water meter khusus di Pura Beji bukan pertama kali terjadi. Meteran di lokasi tersebut sudah hilang sejak sekitar empat bulan lalu dan hingga kini belum dilakukan penggantian. “Yang di Pura Beji itu hilangnya waktu kejadian sebelumnya, sampai sekarang belum diganti,” ujarnya.
Meski tanpa meteran, aliran air di lokasi tersebut masih mengalir deras. Kondisi ini justru menjadi perhatian, terutama dari warga asing yang tinggal di sekitar kawasan tersebut. “Ada ekspatriat yang melihat sampai memotret. Mereka heran, di tempat lain air tidak maksimal, tapi di sini mengalir sangat deras. Ini tentu kurang baik bagi citra pariwisata,” ungkapnya.
Sumerta menduga pencurian terjadi pada malam hari. Dugaan ini diperkuat oleh keterangan pacalang yang sebelumnya masih melihat meteran dalam kondisi utuh. Ia juga mengkhawatirkan potensi bertambahnya jumlah kehilangan, mengingat belum seluruh titik instalasi terpantau secara menyeluruh.
Terkait penanganan, pihaknya mengapresiasi langkah Perumdam Tirta Mangutama yang telah memasang pelindung besi pada beberapa meteran. Namun demikian, upaya tersebut dinilai belum merata dan masih menyisakan titik-titik rawan. “Yang sudah dipasang pengaman memang lebih aman, tapi masih banyak yang belum. Ini yang berpotensi hilang lagi,” tegasnya.
Untuk itu, ia mendorong adanya penataan dan revitalisasi secara menyeluruh terhadap instalasi water meter, termasuk pemasangan pelindung besi di setiap titik guna mencegah kejadian serupa terulang. “Harapannya semua dipasangi pengaman agar tidak terus terjadi kehilangan,” tandasnya. (BC5)

















