Tiga Hari Raya di Bulan April, Bandara Ngurah Rai Suguhkan Hal Unik

0
393
Bandara Ngurah Rai
Kawasan Bandara Ngurah Rai yang kental dengan unsur budaya Bali. (ist)

Mangupura, balibercerita.com –
Pengalaman yang mengesankan bagi wisatawan saat baru mendaratkan kaki di Pulau Bali mendapatkan perhatian serius pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai. Oleh karena itu, berbagai ornamen, atraksi, dan dekorasi yang kental dengan budaya Bali selalu disuguhkan.

Bertepatan dengan momen Paskah, Galungan, dan Kuningan pada bulan April 2025, manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai menghadirkan suasana yang hangat dan penuh makna dalam balutan keindahan budaya Bali. Mengangkat unsur Bali yang unik, khas, dan istimewa, pengunjung bandara disajikan dekorasi yang merepresentasikan telur paskah berukuran raksasa dengan pola ukiran Bali, dilengkapi bunga teratai, penjor, serta gebogan.

Baca Juga:   Kawanan Lebah Melintas di Tol Bali Mandara, BKSDA: Fenomena Alami Akibat Perpindahan Koloni

Sejak pertengahan April 2025, dekorasi berukuran 12 meter hadir pada ikon Bali di terminal kedatangan domestik. Hal ini mengandung makna kemenangan dharma melawan adharma di alam semesta, serta mengembalikan keseimbangan dan kesejahteraan.

Selain dekorasi, penumpang dan pengunjung bandara disuguhkan tampilan paduan suara berbusana adat Bali yang membawakan lagu-lagu bertema rohani pada Jumat (18/4). Sedangkan pada perayaan Galungan terdapat parade gebogan serta pagelaran tarian tradisional Bali yang dilaksanakan di terminal domestik dan terminal internasional pada Selasa (22/4). Rangkaian festival peringatan Paskah, Galungan, serta Kuningan akan ditutup dengan tradisi ngelawang pada 4 Mei 2025 di terminal kedatangan domestik dan internasional.

Baca Juga:   Tiga Patung Dewa-Dewi Bakal Hiasi Pantai Kuta

General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab mengaku berusaha untuk hadir di setiap momen spesial para pengguna jasa bandara, termasuk di peringatan tiga hari raya yang berlangsung berdekatan ini. Kali ini yang dipersembahkan merupakan wujud dari program customer oriented, dengan tetap mengusung kearifan budaya lokal.

“Bandara juga seperti beranda yang menyambut dan melepas wisatawan. Dengan kegiatan tematik seperti ini diharapkan dapat meninggalkan pengalaman berkesan kepada para penumpang,” katanya.

Tema kegiatan tematik yang diusung kali ini adalah Unity in Diversity yaitu Bhineka Tunggal Ika. Pihaknya berupaya menunjukkan keberagaman agama dan latar belakang budaya di Indonesia yang dipersatukan dalam tampilan seni budaya Bali yang begitu kuat dan mengakar.

Baca Juga:   30 Persen Warga Kuta Kelola Sampah Mandiri, Transisi Menuju Sistem Berbasis Sumber Dipercepat

Seluruh instalasi dekorasi Paskah, Galungan, dan Kuningan di Bandara I Gusti Ngurah Rai menggunakan bahan yang ramah lingkungan atau eco friendly. Semua material terbuat dari bahan alami, yakni anyaman bambu dan daun lontar, tetapi tetap mempunyai durability yang panjang. “Ini sesuai dengan prinsip Bandara I Gusti Ngurah Rai sebagai eco airport dan pelaksanaan program sustainable tourism atau pariwisata berkelanjutan di Bali,” pungkasnya. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini