Penerbangan Internasional Terus Tumbuh 

Penerbangan internasional
Kedatangan penumpang Philippines AirAsia di Bandara Ngurah Rai. (ist)

Mangupura, balibercerita.com – 

Perlahan tapi pasti, pertumbuhan penumpang internasional terus meningkat dari hari ke hari. Berdasarkan catatan PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai selama 6 bulan terakhir tahun 2022, sebanyak 752.270 penumpang internasional telah dilayani oleh bandara tersibuk kedua di Indonesia itu. Sejauh ini, pergerakan penumpang tertinggi tercatat pada Juni 2022 sebanyak 365.465 penumpang. Kemudian disusul pada Mei 2022 menjadi 237.710 penumpang, dan 114.685 penumpang pada April. 

Pertumbuhan tersebut tidak lepas dari semakin banyaknya penerbangan internasional yang mendarat di Bali. Seperti pada Minggu (17/7), pukul 23.15 Wita, maskapai Philippines AirAsia dengan rute Manila-Denpasar-Manila yang mulai terbang perdana ke Bali. Menggunakan pesawat jenis Airbus A320-216 dengan nomor registrasi RP-C8963, maskapai itu mengangkut 139 orang penumpang dari Manila. 

Baca Juga:   G20 Jadi Momentum Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Secara Berkelanjutan di Indonesia

Pesawat itu mendarat mulus di runway 09 dan menuju parkir stand A22 serta disambut ceremonial water salute. Maskapai Philippines AirAsia kembali menuju Manila dengan lepas landas pukul 00.23 Wita dengan membawa sebanyak 90 penumpang.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Handy Heryudhitiawan mengatakan, Philippines AirAsia akan terbang secara reguler setiap Jumat dan Minggu. Hal itu menambah catatan statistik penerbangan internasional reguler yang saat ini dilayani Bandara Ngurah Rai menjadi 22 maskapai dan 12 negara yang terbagi menjadi 20 rute. “Bertambahnya kembali penerbangan internasional di Bandara Ngurah Rai menjadi komitmen kami untuk terus memberikan layanan sesuai harapan pengguna jasa,” ucapnya.

Baca Juga:   MICE Katrol Occupancy rate dan Tingkat Kunjungan ke Nusa Dua

Berdasarkan kapasitas pesawat Philippines AirAsia rute Manila-Denpasar yang mengangkut sebanyak 139 orang penumpang, maka tingkat keterisian pesawat itu sekitar 71 persen. Sedangkan saat keberangkatan menuju Manila, pesawat itu terisi 90 penumpang. Hal itu dinilainya menjadi awal yang baik untuk Philippines AirAsia. Dari data penerbangan rute Manila yang dilayani di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, saat ini ada sebanyak 2 maskapai yang telah beroperasi reguler yaitu Cebu Pacifik dan Philippines Airlines. 

Baca Juga:   Pemprov Minta HKTI Fokus Penuhi Kebutuhan Pangan Krama Bali

“Untuk maskapai lainnya kami membuka kesempatan agar dapat mengembangkan rute strategisnya, baik dari maupun menuju Pulau Bali, sehingga sektor aviasi maupun pariwisata yang sudah mulai pulih dapat kembali seperti sediakala, saya ucapkan selamat atas penerbangan perdana maskapai Philippines AirAsia,” ajaknya.

Dari capaian positif Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai itu pihaknya terus mengimbau pelaku perjalanan transportasi udara agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan memastikan dokumen sesuai yang persyaratan. Dengan begitu, penerbangan dapat berjalan lancar dan saling menjaga untuk kesehatan bersama. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini