balibercerita.com –
Sejumlah tanggul di bantaran Sungai atau Tukad Badung, Ayung, dan Tukad Mati mengalami kerusakan akibat banjir yang melanda Kota Denpasar beberapa hari lalu. Untuk mengantisipasi banjir susulan, Pemkot Denpasar merencanakan perbaikan sekaligus penambahan tanggul dengan estimasi anggaran mencapai Rp 15 miliar.
Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR Denpasar, Gandhi Dananjaya Suarka mengatakan, saat ini pembersihan aliran sungai tengah dilakukan di wilayah Kelurahan Pemecutan Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, serta Pemecutan Kaja, Denpasar Barat. Pembersihan ini melibatkan tim gabungan bersama masyarakat. “Penanganannya, pembersihan sampah-sampah yang ada di sungai dan robohnya senderan-senderan dan tanggul-tanggul sungai,” ujar Gandhi, Rabu (17/9).
Menurutnya, pihaknya masih melakukan pendataan terhadap kerusakan yang timbul akibat banjir. Kerusakan tersebut terjadi di sepanjang aliran Tukad Badung, Tukad Ayung, hingga Tukad Mati yang meluap saat hujan deras. Rencananya, setelah pembersihan akan dilakukan perbaikan.
“Beberapa titik terjadi kerusakan-kerusakan tanggul dan sebagainya. Kira-kira menghabiskan dana total, kalau dari bidang sumber daya air saja Rp15 miliar,” ungkapnya.
Selain memperbaiki tanggul yang rusak, Gandhi juga menyebut adanya rencana penambahan tanggul setinggi sekitar 1 meter dari senderan sungai. “Sehingga apabila terjadi hujan intensitasnya tinggi dan durasinya lama, menyebabkan banjir bandang yang dulu, tidak sampai ke permukiman airnya,” terangnya.
Rencananya, perbaikan tanggul akan dilaksanakan pada September–Oktober 2025 menggunakan anggaran belanja tak terduga (BTT). Namun, pembangunan tambahan tanggul masih harus melalui koordinasi dengan masyarakat, mengingat hingga kini masih banyak rumah berdiri di senderan sungai. Bahkan, sejumlah rumah tersebut tergerus banjir pada 10 September 2025.
“Kami akan lakukan edukasi dulu apakah dia (masyarakat) mau untuk digeser lagi atau bagaimana. Kami koordinasi dulu dengan Satpol PP, dengan BPBD, dan lain sebagainya. Kalau mereka (masyarakat) mau kami buatkan tanggul,” jelasnya. (BC9)



















