balibercerita.com –
Teka-teki lima penumpang yang sebelumnya dilaporkan hilang dalam insiden terbakarnya KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok mulai terurai. Satu nama yang sempat masuk dalam daftar pencarian dipastikan selamat setelah diketahui tidak berada di kapal saat insiden terjadi.
Ia adalah I Ratu Agung Ayu Sekar (21), warga Mataram. Kepastian itu disampaikan Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, dalam konferensi pers, Jumat (14/8) sore.
Hariyadi menjelaskan, Ayu memang sempat membeli tiket KMP Putri Yasmin sehingga namanya tercatat dalam manifes penumpang. Namun, rencana perjalanannya berubah. “Berdasarkan informasi yang diterima Posko SAR, saudari Ayu memang sempat membeli tiket KMP Putri Yasmin sehingga namanya tercatat di manifes. Namun, karena ada perubahan rencana, ia berangkat lebih awal pada 9 Agustus 2026 menggunakan kapal lain,” jelasnya.
Informasi tersebut sekaligus mengubah jumlah korban yang masih menjadi fokus pencarian Tim SAR gabungan. Dari sebelumnya lima orang, kini empat korban yang belum ditemukan.
Keempatnya seluruhnya merupakan warga negara Indonesia (WNI) yakni Yasir Arafat (37) asal Mataram, Selvina Rambu Mayi (28) asal Sumba, I Made Sutarjana (55) asal Denpasar, dan Slamet Yulianto (41) asal Denpasar.
Kepastian bahwa Ayu telah kembali ke rumah dengan selamat diperoleh setelah pihak keluarga memberikan konfirmasi kepada Posko SAR. Hal tersebut menjadi perkembangan penting di tengah operasi pencarian yang terus dilakukan sejak insiden kebakaran kapal terjadi.
Hariyadi mengatakan operasi pencarian dihentikan sementara pada Jumat sore. Tim SAR gabungan kembali bergerak pada Sabtu dengan fokus utama mencari empat korban yang hingga kini belum ditemukan. (BC5)


















