Beranda Umum Rencana Pelabuhan Water Taxi, Desain ASDP Usulkan Pemindahan Pura Segara Perancak

Rencana Pelabuhan Water Taxi, Desain ASDP Usulkan Pemindahan Pura Segara Perancak

0
Water taxi
Ida Bagus Surya Suamba. (ist)

balibercerita.com –
Rencana pembangunan pelabuhan untuk mendukung layanan transportasi umum berupa water taxi di Pantai Perancak, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, kembali ditindaklanjuti. Sebelum masuk ke tahap pembangunan, rancangan tersebut akan disosialisasikan kepada masyarakat setempat.

Sosialisasi diperlukan karena desain pelabuhan yang disiapkan berpotensi berdampak terhadap keberadaan Pura Segara Perancak yang berada di sekitar kawasan pantai. Dalam rancangan yang dibuat PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry, terdapat rencana pemindahan pura tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Badung, Ida Bagus Surya Suamba mengatakan, tahapan selanjutnya akan diawali dengan peninjauan langsung ke lokasi. Pemerintah pusat melalui Deputi Perhubungan bersama PT ASDP Indonesia Ferry akan turun ke Pantai Perancak dengan didampingi Pemkab Badung. “Kalau di Pantai Sekeh sudah selesai, ini yang di Perancak, rencananya hari Jumat,” ujarnya, Selasa (29/9).

Baca Juga:   Dishub Badung Matangkan FS Kantong Parkir Terpusat di Kuta, Lahan Eks Bali Anggrek Jadi Prioritas

Ia menjelaskan, desain awal pelabuhan yang disiapkan ASDP menunjukkan adanya kemungkinan pemindahan Pura Segara Perancak. Meski demikian, rencana tersebut belum dapat dilakukan begitu saja karena harus terlebih dahulu dikomunikasikan dengan masyarakat setempat.

Menurutnya, dalam rancangan tersebut pura akan dibangun kembali dengan kondisi yang lebih baik. Namun, persetujuan masyarakat tetap menjadi bagian penting sebelum rencana tersebut dilanjutkan.

Baca Juga:   Kasus Covid-19 Meningkat, PTM Dihentikan Sementara

Di sisi pendanaan, pembangunan pelabuhan water taxi tersebut dirancang menggunakan skema investasi. Surya Suamba bilang pemerintah pusat nantinya akan membuka proses tender dan menunjuk pihak swasta untuk mengerjakan pembangunan.

Dengan skema tersebut, pembangunan pelabuhan tidak sepenuhnya dibebankan kepada anggaran pemerintah. Pihak swasta yang ditunjuk akan menjalankan pembangunan sebagai bagian dari investasi.

“Nanti ini akan ditenderkan ke swasta, atas perintah pemerintah pusat nanti swasta yang akan membangun. Karena ini investasi,” jelas mantan Kadis PUPR Badung tersebut.

Baca Juga:   Tinjau Penataan Pantai Samigita, Bupati Badung Sampaikan Ini <br>

Sebelumnya, Surya Suamba menerangkan, Pemkab Badung dalam rencana tersebut memiliki tugas menyiapkan lahan. Dua titik yang diproyeksikan menjadi lokasi pelabuhan water taxi adalah Pantai Sekeh dan Pantai Perancak.

Kedua pelabuhan tersebut dirancang menjadi bagian dari sistem transportasi publik yang terintegrasi di Kabupaten Badung. Nantinya, layanan transportasi melalui jalur laut tersebut akan dikoneksikan dengan moda transportasi darat. “Nantinya, pelabuhan akan terhubung dengan jaringan transportasi darat berupa trem yang juga dirancang melintasi kawasan pesisir,” imbuhnya. (BC9)